Round-Up

Apa Kejutan Jokowi di Jabar?

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 04 Mar 2019 20:35 WIB
Jokowi (Dhika/detikcom)
Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengungkap akan ada kejutan dari jagoannya di Jawa Barat. Apa kejutannya?

"Dukungan suara di Jawa Timur, Jawa Tengah, alhamdulillah bagus. Di Jawa Barat, jangan kaget kalau ada kejutan," sebut Erick saat Blak blakan dengan detikcom yang ditayangkan pada Senin (4/3/2019) siang.

Hanya, belum diketahui kejutan apa yang dimaksud Erick. Seperti diketahui, Jokowi di Jawa Barat kalah oleh Prabowo Subianto pada Pilpres 2014.

Erick mengaku, merujuk hasil sejumlah lembaga survei yang secara berkala biasa merilis hasil sigi mereka, hasilnya positif bagi Jokowi.


"Kecuali dari lembaga survei yang tidak terdaftar di KPU yang hasilnya selalu beda," kata Erick.

Di sisa masa kampanye tersisa yang kurang dari dua bulan lagi, TKN disebut akan kian gencar melakukan kampanye secara lebih total. Selain terus melakukan sosialisasi berbagai program pembangunan yang telah dan akan dilakukan Jokowi melalui media massa dan media sosial, kata Erick, pihaknya melakukan kampanye door to door oleh para relawan.

Di sisi lain, Jokowi juga berbicara tentang elektabilitasnya di Jawa Barat. Ia menyoroti soal hoax yang berdampak terhadap dukungan masyarakat untuknya.

"Di Provinsi Jawa Barat, saat itu, 1,5 bulan yang lalu, kita sudah menang 4 persen. Dulu kan kita kalah telak tuh, ini sudah menang 4 persen. Nggak ada hujan, nggak ada angin, tahu-tahu anjlok 8 persen," ujar Jokowi saat bertemu dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) di Kendari, Sultra, Sabtu (2/3).

Jokowi menyemangati TKD Sultra agar tetap menjaga mesin pemenangan dan mengantisipasi hoax. Ia tak ingin daerah lain dimasuki hoax.

"Cek lagi ke rumah, ke rumah, ke rumah. Apa yang muncul? Ternyata fitnah-hoax sudah masuk," sebutnya.


TKN Jokowi-Ma'ruf menjadikan pernyataan Jokowi sebagai warning agar suara terjaga.

"Lebih pada warning juga kepada kami agar tetap menjaga suara, karena di Jabar kita sudah menang. Lalu agar tidak terkoreksi seperti yang sudah disebutkan Pak Presiden," kata Direktur Relawan TKN Jokowi-Ma'ruf, Maman Imanulhaq.

Caleg PKB DPR RI Dapil Jabar ini menguraikan pernyataan Jokowi soal elektabilitas yang turun. Menurut Maman, memang ada penurunan elektabilitas Jokowi di sejumlah daerah di Jabar. Namun ia menyebut penurunan itu tidak drastis.

"Itu adalah daerah-daerah yang awalnya kita naik signifikan, tapi tiba-tiba dalam survei turun kembali. Jadi Jabar kita tetap menang, tapi ada beberapa daerah yang kemudian sempat naik, lalu terkoreksi karena isu hoax itu," tuturnya.

"Masih menang, 56 persen kita sekarang," sambung Maman.

Apa kejutan dari Jokowi di Jawa Barat? Benarkah elektabilitasnya akan melampaui Prabowo di provinsi dengan pemilih terbanyak itu? (elz/tor)