Habiburokhman: Andi Arief Terjerat Narkoba Tak Terkait BPN

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 04 Mar 2019 16:08 WIB
Andi Arief (Dok. Pool)
Jakarta - Juru bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman, mengatakan penangkapan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief yang terjerat narkoba tak terkait dengan BPN. Habiburokhman menyerahkan pada prosedur hukum yang berlaku.

"Kalau benar beliau (Andi Arief) terjerat narkoba, tentu hal tersebut tidak ada keterkaitan dengan BPN. Kami serahkan pada prosedur hukum yang berlaku," kata Habiburokhman saat dihubungi, Senin (4/3/2019).


Politikus Gerindra ini menegaskan, meskipun Andi Arief adalah pendukung Prabowo-Sandi, proses hukum tetap harus ditegakkan. Namun Habiburokhman mengatakan BPN tak akan memberikan bantuan hukum kepada Andi Arief.

"Pak Andi jelas salah satu pendukung Padi (Prabowo-Sandi), tapi kalau hukum harus ditegakkan," tegasnya.

"Kalau bantuan hukum sepertinya tidak, karena ini beda dengan Ahmad Dhani, yang dijerat terkait aktivitas politiknya," imbuh Habiburokhman.


Lebih lanjut, Habiburokhman menyatakan belum ada komunikasi antara dia dan Partai Demokrat (PD). Ia masih berusaha menghubungi pengurus PD.

"Ya ini saya sedang telepon rekan-rekan PD," tuturnya.

Senada dengan Habiburokhman, Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, meski Andi Arief adalah pendukung Prabowo-Sandi, dia tak terdaftar dalam kepengurusan BPN. Dasco menyerahkan penanganan Andi Arief kepada Partai Demokrat.

"Dan selaku Direktorat Advokasi BPN Prabowo-Sandi, itu kami serahkan kepada Partai Demokrat, untuk kemudian mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu terhadap kadernya. Dan perlu diketahui, bahwa saudara AA ini adalah pendukung Pak Prabowo, tetapi tidak terdaftar di BPN Prabowo-Sandi sebagai salah satu pengurus," tegas Dasco.


Sebelumnya diberitakan, Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis membenarkan soal penangkapan terhadap Andi Arief ini. Penangkapan dilakukan di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat.

"Ya benar," kata Komjen Idham Azis.

Tim Bareskrim menggeledah kamar yang ditempati Andi Arief, termasuk menggeledah kamar mandi. Penggeledahan dilakukan terkait pencarian barang bukti narkoba.

Dari foto-foto yang beredar, tampak sejumlah barang yang dikumpulkan di atas meja. Ada sejumlah bungkus rokok, minuman, dan sedotan.


[Gambas:Video 20detik]

(azr/tor)