Penjualan Ayam Turun Tiga Persen

Flu Burung

Penjualan Ayam Turun Tiga Persen

- detikNews
Selasa, 20 Sep 2005 13:08 WIB
Jakarta - Masyarakat peternak belum merasakan langsung dampak meluasnya penyakit flu burung. Sejauh ini penjualan ayam baru turun dua-tiga persen. Diprediksi dampak flu burung terhadap penjualan ayam akan terasa satu minggu lagi."Mungkin setelah satu minggu baru kelihatan dampaknya," kata Koordinator Forum Perunggasan Indonesia Don P Utoyo kepada wartawan usai bertemu Menteri Pertanian Anton Apriantono, di Departemen Pertanian, Ragunan, Jakarta, Selasa (20/9/2005).Don meminta masyarakat dan peternak tidak terlalu panik menyikapi meluasnya virus yang telah menewaskan empat orang itu. Flu burung, katanya, tidak ditularkan lewat makanan yang dikonsumsi. Belum ada bukti penularan flu burung dari unggas ternak. "Kalau daging ayam diolah secara higienis dan dimasak dengan benar tidak akan terjadi penularan flu burung," kata Don. Forum Masyarakat Perunggasan Indonesia bersama Departemen Pertanian akan meningkatkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus flu burung. Langkah yang akan diambil antara lain melakukan surveillance atau pengambilan sampel dari peternakan-peternakan. Selain itu juga akan melakukan bio security dan penyadaran masyarakat. "Kita titik beratkan pada peningkatan pengecekan langsung di lapangan," kata Don. Forum Masyarakat Perunggasan Indonesia juga akan memberikan penerangan tentang pentingnya hidup hiegenis baik kepada peternak maupun masyarakat.Terkait status KLB nasional, Don menilai KLB itu hanya dari sisi kesehatan karena penyakit itu menimpa manusia. Sedangkan dari sisi peternakan belum KLB. Tanpa KLB pun, kata Don, ternak tetap dilakukan pemeriksaan tetap. "Yang penting semua ayam yang keluar dari peternakan harus kita nyatakan sehat. Begitu juga yang mau masuk pasar ada pemeriksaannya," jelas Don. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads