KLB Flu Burung, RS Sulianti Siapkan 23 Kamar
Selasa, 20 Sep 2005 12:45 WIB
Jakarta - RS Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso menyiagakan diri. Untuk mengantisipasi daya tampung pasien flu burung, 23 kamar pun disiapkan.Hal ini dilakukan RSPI Sulianti terkait penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) flu burung di Indonesia yang ditetapkan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah Supari, Senin kemarin. Status tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap penyebaran flu burung."Dengan adanya KLB, rumah sakit sudah mempersiapkan satu bangsal lagi yang berisi ruang isolasi. Letaknya di Ruang Cempaka lantai dua," kata Wakil Direktur Umum dr Sardikin Giriputro di RSPI Sulianti Saroso, Jl Sunter Permai Raya, Sunter Agung Podomoro, Jakarta Utara, Selasa (20/9/2005).Satu bangsal di lantai dua itu terdiri dari 13 kamar. Tidak hanya itu, lanjut Sardikin, rumah sakit juga sudah menyiapkan dua lantai lagi untuk pasien flu burung. Kapasitas dua lantai itu sebanyak 20 kamar."Jadi, total kamar yang dipersiapkan RSPI Sulianti sebanyak 23 kamar. Semua itu disiapkan bila jumlah pasien terus bertambah," tutur Sardikin.Penambahan kamar, lanjut dia, disebabkan dalam satu ruang ICU hanya terdapat 4 ranjang. Artinya, bila pasien terus bertambah, maka kapasitasnya tidak mencukupi. "Mesin alat bantu pernafasan juga hanya berjumlah tiga unit," jelas Sardikin.Pasien StabilMengenai dua pasien diduga flu burung yang dirawat di ruang ICU, disebutkan dalam kondisi stabil. Mereka adalah Mutiara Gayatri (7) dan Windy Lisa (3).Hal ini disampaikan dokter bagian ICU RSPI Sulianto Saroso, dr Rinaldi Prawira. Namun dia tidak merinci kondisi kedua pasien secara detil."Kalau di ICU, saya tidak bisa bilang lebih baik atau tidak. Tapi kondisi mereka stabil. Hanya belum ada perubahan dari foto rontgen," tutur dr Rinaldi.
(ism/)











































