Mahasiswa Nekat Naik ke Tembok Pagar Rumah Jusuf Kalla
Selasa, 20 Sep 2005 11:06 WIB
Makassar - Aksi menolak kenaikan harga BBM terus bermunculan meski dalam skala kecil. Di Makassar, para mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar turun ke jalan. Sebagian dari mereka nekat naik ke tembok pagar rumah Wakil Presiden M Jusuf Kalla. Hingga pukul 11.50 Wita, Selasa (20/9/2005), aksi yang digelar di depan rumah Kalla, Jl. H Bau, Makassar itu masih berlangsung. Ada sekitar 50 mahasiswa berjas almamater hijau yang mengikuti aksi menolak kenaikan harga BBM ini. Dari 50-an mahasiswa itu, sebanyak 3-4 mahasiswa terpaksa naik ke pagar tembok rumah Kalla yang setinggi lebih dari 1,5 meter itu. Dari atas tembok pagar itulah, mereka bergantian melakukan orasi yang intinya menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM di awal Oktober 2005. Dalam orasinya, para mahasiswa menuding Jusuf Kalla yang asli orang Sulawesi Selatan tidak membawa aspirasi rakyat. Kalla dituding telah membohongi rakyat Sulawesi Selatan dengan sejumlah kebijakannya yang tidak populis. Sebelum mendatangi rumah Kalla, para mahasiswa ini melakukan aksi di depan UIN Makassar, Jl. Sultan Alauddin sekitar pukul 10.00 Wita. Selain berorasi, di depan kampus, mereka juga membakar ban bekas. Setelah itu, mereka menahan sebuah truk dan 'membajaknya' menuju rumah Kalla. Selain menggunakan truk, sejumlah mahasiswa menuju rumah Kalla dengan menaiki sejumlah sepeda motor. Saat mahasiswa datang ke rumah Kalla, hanya ada beberapa personel polisi yang berjaga di di dalam rumah pengusaha asal Sulsel ini. Namun, beberapa saat kemudian, tambahan aparat dari Polres Makassar Timur dikerahkan ke lokasi.
(asy/)











































