KB Ragunan Karantina Hewan Langka yang Terkena Flu Burung
Senin, 19 Sep 2005 22:06 WIB
Jakarta - Kebun Binatang (KB) Ragunan masih bingung menangani hewan langka yang terkena flu burung. Jika unggas yang tidak langka langsung dibakar dan dimusnahkan, maka unggas yang dilindungi dikarantina terlebih dahulu."Kami masih menunggu keputusan dari Direktur KB Ragunan, apakah besok mau dikremasi atau diobati dulu," kata Dokter Kesehatan KB Ragunan Arianto, di KB Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2005).Saat ditemui pukul 19.30 WIB, Arianto dan sejumlah anggota tim medis KB Ragunan tengah memindahkan lima ekor Merak Hijau (Pavomutius), yang diduga terinfeksi flu burung. Unggas langka tersebut ditempatkan di kandang pengasingan (surplus).Bahkan, sebelum dimasukkan dengan lima Merak Hijau berusia rata-rata dua tahun itu, kandang surplus disterilkan terlebih dahulu dengan disinfeksitisida. Lima petugas dari RS Hewan ITB menggunakan cairan bernama firkons, untuk membunuh semua virus di dalam kandang.Rencananya, pukul 09.00 WIB, Selasa (20/9/2005) besok, 14 spesies unggas lagi akan dipindahkan ke kandang surplus. Namun, Arianto tidak bersedia mengatakan hewan-hewan apa saja yang akan dipindah. "Belum ada kobnfirmasi," kilahnya.
(fab/)











































