Pasca Penembakan Kades, Suasana Aek Leidong Masih Mencekam
Senin, 19 Sep 2005 20:35 WIB
Asahan -
Pasca penembakan terhadap Kepala Desa Syarif Suherman, aktifitas warga Desa Aek Leidong, Kecamatan Aek Kuasan, Asahan, Sumatera Utara, mulai berangsur normal. Meski demikian, suasana mencekam masih terlihat.Hingga Senin (19/9/2005) pukul 19.00 WIB, ratusan polisi bersenjata lengkap dari Polsek Pulo Raja dan Polres Asahan masih disiagakan. Polisi mengantisipasi terulangnya penyerangan ke rumah seorang warga yang diduga terlibat penembakan Syarif."Kita masih menyelidiki motif kejadian ini. Kita harapkan masyarakat tetap tenang, sementara polisi menyelidiki masalah ini," kata Kapolsek Pulo Raja AKP Nasri Gultom kepada wartawan di Aek Leidong, sekitar 275 kilometer dari Medan.Kerusuhan di Aek Leidong, bermula ketika terjadi penembakan terhadap Syarif pada Minggu (18/9/2005) malam. Dia ditembak orang tak dikenal saat menonton televisi di kediamannya, Afdeling II Kebun Socfindo, Desa Aek Leidong.Saksi mata menyebutkan, dua pria mengendarai sepeda motor mendatangi rumah Syarif dan melakukan tembakan brutal di depan istri korban. Di lokasi, polisi menemukan tiga proyektil peluru kaliber 38 yang diduga berasal dari pistol rakitan.Syarif meninggal akibat kehabisan darah dalam perjalanan menuju Klinik Rizky tak jauh dari desanya. Hasil otopsi RSU Dr Pirngadi Medan, ditemukan tiga peluru bersarang di jantung, perut dan rusuk kiri korban. Peluru yang bersarang di rusuk kiri, sebelumnya menembus lengan kiri korban. Menyusul kasus itu, pada Senin dinihari tadi sekitar pukul 01.00 WIB, sejumlah orang yang mengenakan topeng mendatangi kediaman seorang tokoh pemuda, Karwan, di Dusun II Panjang Baru, Desa Aekkorsik. Mereka membakar rumah Karwan dengan cara melemparkan bom molotov.Massa yang marah, menuding Karwan terlibat dalam aksi penembakan brutal terhadap Syarif. Alasannya, Karwan sejak lama terlibat perseteruan dengan korban. Baik pelaku maupun motif penembakan terhadap Syarif sejauh ini masih dalam penyelidikan polisi.
(fab/)










































