Senjata Bonek Dititipkan ke Pedagang, Polisi Periksa Ketat
Senin, 19 Sep 2005 17:55 WIB
Jakarta - Kali ini pedagang yang menggelar dagangan di Glora Senayan bakal di- sweeping aparat sebelum dimulainya partai penentuan babak 8 besar Kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia pada 21 September."Kita perkirakan mereka (bondo nekat alias bonek) menyimpan senjata melalui tukang dagang. Nanti kalau pada partai selanjutnya, kita keluarkan dulu tukang dagang, baru dilakukan pemeriksaan yang ketat," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/9/2005).Selain senjata, menurut Kapolda, ada kerawanan tersendiri, misalnya suporter yang membawa korek api untuk bakar-bakaran. "Kita tidak bisa menahan. Kita akan bekerja maksimal untuk mengurangi risiko yang besar," ujarnya.Kapolda menilai bentrokan antarsuporter merupakan hal yang wajar. "Suporter biasanya dikoordinir. Sekarang ada suporter yang tidak punya koordinator karena kita tidak bisa mengawasi secara keseluruhan. Dua kali pertandingan secara umum berjalan lancar. Kalau pun ada insiden seperti lempar batu, bentrokan, aparat terluka, itu wajar," urainya.Kapolda pun akan meningkatkan jumlah personel. "Pertama kali 1.500 personel, malam itu juga menjadi 2 ribu dan pertandingan kedua ditingkatkan lagi 2.500," tuturnya. Rabu (21/9/2005) mendatang, akan ada empat tim yang bertanding di Jakarta. Pertandingan antara Persija-Persebaya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, sementara duel PSIS dengan PSM dilangsungkan di Stadion Sanggraha Pelita Jaya Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kedua pertandingan akan digelar pukul 15.30 WIB.
(aan/)











































