Dirut: Kebakaran PLN Mungkin Karena Ada Kelalaian
Senin, 19 Sep 2005 17:52 WIB
Jakarta - Penyebab kebakaran yang menghanguskan auditorium PT PLN (Persero) pada 16 September lalu belum diketahui. Kemungkinan korsleting atau hubungan arus pendek kecil sebagai penyebab kebakaran dinilai kecil. Sehingga ada kemungkinan penyebabnya adalah kelalaian manusia."Indikasi korsleting kecil karena titik api yang diduga berasal dari gudang penyimpanan kursi auditorium tidak ada panel listrik, bahkan tidak ada saklar. Jadi tidak menutup kemungkinan ada unsur kelalaian seperti rokok yang jatuh," kata Direktur Utama PLN Eddie Widiono.Eddie, yang ditemui detikcom dan LKBN Antara di kantor pusat PLN, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Senin (19/9/2005), menjelaskan dirinya memang bersikap skeptis bahwa kebakaran disebabkan adanya korsleting. Namun Eddie mengaku tidak defensif."Kita tidak defensif dengan katakan tidak mungkin. Instalasi listrik di gedung ini dirawat dengan baik secara berkala. Asumsinya kalau korslet, kabel yang ke arah panel listrik terbakar. Tapi ini bersih. Jadi tidak menutup kemungkinan ada faktor nonteknis," lanjutnya.Kemungkinan sabotase? "Jujur saja saya terperanjat dengan cepatnya isu negatif itu merembet. Bahkan sebelum api padam. Tapi selama ini tidak laporan PLN diteror atau ada laporan tentang orang yang mencurigakan," jawab Eddie.Eddie juga menjelaskan pihaknya sudah mengadakan rapat internal sebanyak tiga kali pascakebakaran. Rapat ini digelar untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran kembali. "Karena kita perhitungkan risiko akan terulang kembali. Maka kita sepakat investasi tambahan peralatan pencegahan kebakaran dan alat komunikasi. Kita akan tingkatkan keamanan," demikian Eddie Widiono.
(gtp/)











































