Isu AHY Pimpin PD, Golkar: Tren Global Anak Muda Jadi Pemimpin Politik

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 26 Feb 2019 11:51 WIB
Foto: Meutya Hafid (Tsarina-detikcom).
Jakarta - Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kian banyak disebut akan memimpin Partai Demokrat (PD) menggantikan sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Partai Golkar memberikan dukungan bila AHY bisa memimpin partai berlambang Mercy itu.

"Wah kalau kabar tersebut benar, menurut saya baik sekali. Artinya ada regenerasi kepemimpinan di tubuh partai-partai politik," kata politikus Golkar Meutya Hafid kepada wartawan, Selasa (26/2/2019).

Menurut Meutya, tren global saat ini memang menunjukkan anak muda memimpin dalam politik. Ia menilai, AHY juga sudah siap bila memang pada akhirnya memimpin Demokrat.


"Selain memang tren global pun menunjukkan anak muda memimpin dalam politik, juga karena secara pribadi saya kenal Mas Agus, dia pintar, pekerja keras, banyak dan mau mendengar, dan yang juga penting santun, sangat menghormati senior," kata Meutya.

"Terkait kepemimpinan anak muda saya dan mas Agus juga pernah diskusi di sela-sela kampanye yang kebetulan Golkar dan Demokrat hadir bersama. Sepertinya memang Mas Agus punya kesiapan itu," sambung anggota Komisi I DPR.

Meski mendukung AHY menjadi pimpinan Demokrat, Meutya berharap pergantian tetap melalui aturan partai yang berlaku. Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini mengingatkan agar AHY mendapat restu dari seluruh kader PD bila pada akhirnya menjadi ketum.


"Pesan saya, tentu jika benar ada pergantian maka tetap mengikuti proses demokrasi di Partai Demokrat. Kita ingin anak muda maju namun tetap berdasar pada mekanisme demokrasi, artinya beliau harus betul-betul didukung oleh internal Demokrat," tutur Meutya.

Isu AHY mengambil alih takhta ketua umum partai lantaran SBY berfokus menjaga istrinya, Ani Yudhoyono, yang tengah dirawat di Singapura. PD sudah membenarkan soal adanya kemungkinan pergantian ketum.

"Menghadapi Pileg ini, PD butuh energi ekstra untuk kampanye dan menyapa rakyat. Pak SBY sangat tidak mungkin karena Ibu Ani sedang membutuhkan kedekatan Pak SBY," ungkap Ketua DPP PD Didik Mukrianto saat dimintai konfirmasi.

Wasekjen PD Putu Supadma Rudana mengatakan AHY akan menyampaikan orasi politik pekan depan. Putu menyebut orasi AHY akan diawali dengan kegiatan di kantor DPP PD, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. AHY, kata Putu, akan mendapat mandat mengawal PD di Pileg 2019.

"Kita tunggu orasi politik AHY pada tanggal 1 Maret 2019 di Jakarta Theater," kata Putu.


Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini. (elz/tor)