Kasus Incest Lampung, Polisi Ambil Keterangan Tambahan dari Korban

Herianto Batubara - detikNews
Senin, 25 Feb 2019 17:38 WIB
Para tersangka saat digiring ke kantor polisi Foto: Dok. Polres Tanggamus
Jakarta - Polisi terus mendalami kasus incest atau hubungan sedarah di Lampung yang dilakukan ayah kandung berinisial M (45) bersama dua putranya SA (24) dan YF (15). Pagi tadi korban AG (18) diperiksa kembali.

"Korban sudah diambil keterangan tambahan tadi pagi," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila, Senin (25/2/2019).

Ipda Dona menyatakan, belum ada fakta baru yang terungkap dari hasil pemeriksaan korban. Polisi memang harus ekstra sabar menangani korban karena diketahui menyandang disabilitas, kurang lancar berbicara.


Sementara itu, para tersangka dan korban sebelumnya juga telah mendapat pendampingan dari psikolog Polda Lampung. Untuk para tersangka, polisi mencari tahu apakah mereka mengidap kelainan atau tidak. Terutama terhadap YF. Diketahui YF saat pemeriksaan mengaku pernah menyetubuhi kambing dan sapi milik tetangga.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Provinsi Lampung AKP, Edi Qorinas, sebelumnya mengatakan kuat dugaan bahwa YF mengidap kelainan seksual zoofilia. Namun, dia enggan berspekulasi sebelum hasil tes kejiwaan terhadap YF keluar.

Lebih lanjut, Ipda Dona berharap hasil tes kejiwaan terhadap para tersangka bisa segera tuntas. "Diharapkan secepatnya keluar karena untuk kelengkapan berkas kami juga," ujarnya.


Sebelumnya saat diperiksa M mengakui perbuatannya menyetubuhi korban. M mengaku baru 5 kali melakukan perbuatan biadab itu meski polisi tidak meyakini. Aksi bejat ini sudah berlangsung sejak 2018 hingga terungkap di Februari 2019 ini.

M mengaku sadar bahwa yang dia perkosa berulangkali itu adalah putri kandungnya sendiri. M mengaku memanfaatkan kondisi korban yang disabilitas.

Dua pelaku lainnya kakak adik SA dan YF juga mengakui perbuatannya. SA dalam pemeriksaan mengakui menyetubuhi korban sekitar 120 kali, YF juga menyetubuhi kakaknya berulang kali. Niat SA dan YF menyetubuhi korban karena dipicu seringnya nonton film porno di handphone milik SA. Korban bahkan kerap diajak menonton film porno bersama.


Simak Juga 'Dampak Horor Hasil Peranakan dari Inses':

[Gambas:Video 20detik]


(hri/fdn)