Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Unisba Bakar Ban

Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Unisba Bakar Ban

- detikNews
Senin, 19 Sep 2005 15:01 WIB
Bandung - Aksi menolak rencana kenaikan harga BBM dilakukan sekitar 100 mahasiwa Universitas Islam Bandung (Unisba). Aksi ini dilakukan mereka di depan kampus dengan membakar ban bekas dan menutup jalan di depan Unisba. Praktis, demo ini membuat kemacetan panjang di Jl. Tamansari, Bandung. Puluhan kendaraan umum terpaksa terhenti lajunya. Ratusan mahasiswa Unisba yang masuk kuliah juga terpaksa mesti berjalan kaki menuju kampus. Para mahasiswa Unisba ini juga mengancam akan menggelar aksi tiap hari dengan melibatkan massa mahasiswa yang lebih besar jika kenaikan harga BBM tetap diberlakukan oleh pemerintah. Mereka mengaku saat ini telah melakukan koordinasi dengan kampus-kampus di Bandung untuk bersama-sama melakukan demonstrasi dengan mengangkat isu penolakan kenaikan harga BBM."Rencana kenaikan harga BBM oleh pemerintah nanti tidak masuk akal. Isu mengenai subsidi BBM omong kosong. Ini jalan pembenaran pemerintah yang tidak masuk akal, " ungkap Fauzan dari Forum Mahasiswa Unisba Bandung, di depan Kampus Unisba, Jalan Tamansari, Bandung, Senin (19/9/2005). Menurut dia, langkah pemerintahan SBY-Kalla tidak jauh berbeda dengan langkah pemerintahan sebelumnya dalam menyikapi kasus BBM. "Aksi ini memberikan peringatan dan kesadaran kepada masyarakat dan mahasiwa bahwa kenaikan harga BBM sangat berpengaruh pada kita. Semua angkutan dan bahan pokok makanan akan naik. Saya minta untuk melawan dan tetap menolak kenaikan harga BBM," ungkapnya. Puluhan mahasiswa juga sempat mengerumuni petugas kepolisian ketika melakukan negosiasi. Walau sempat terjadi adu mulut, namun aksi ini tetap berjalan damai. Sementara itu petugas kepolisian juga tidak melakukan penjagaan ketat terhadap aksi ini. Sementara itu di tempat terpisah, aksi penolakan kenaikan harga BBM juga dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Selain menolak rencana kenaikan harga BBM, mereka juga meminta agar pemerintah segera menurunkan harga bahan pokok. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads