Ayam di Pasar Burung Cempaka Putih Positif Flu Burung
Senin, 19 Sep 2005 15:01 WIB
Jakarta - Penyebaran virus flu burung terus dipantau. Pasar burung di Jakarta pun jadi objek penelitian. Dua ekor ayam di Pasar Burung Cempaka Putih positif terjangkit flu burung."Sekarang kita kembangkan penelitian kepada tempat pasar burung yang ada di sekitar Jakarta. Sebab, berdasarkan penelitian di Kebun Binatang Ragunan (KBR) ternyata unggas peliharaan di sana positif," kata Kepala Dinas Peternakan Pemprov DKI Jakarta Edi Setiarto di Gedung Balaikota, Jakarta, Senin (19/9/2005).Dikatakan dia, ada 1.500 pasar burung yang tersebar di Jakarta. Namun yang diteliti hanya beberapa lokasi pasar burung. Antara lain Pasar Burung Sangaji dan Pasar Burung Cempaka Putih di Jakarta Pusat, pasar burung di Jalan Pelepah, Jakarta Utara, serta pasar burung di Barito, Jakarta Selatan.Selanjutnya, pasar burung di Cengkareng, Jakarta Barat, serta Pasar Burung Pramuka, Jatinegara, dan Cipinang, Jakarta Timur."Pada umumnya negatif semua, kecuali yang di Pasar Burung Cempaka Putih. Ada dua ekor jenis ayam yang terjangkit flu burung. Mudah-mudahan tidak menyebar," kata Edi.Edi mengimbau agar pemilik unggas liar dan pemelihara unggas melakukan sanitasi kebersihan. "Kita anjurkan kepada mereka yang mempunyai burung satu hingga dua ekor melakukan sanitasi kebersihan dengan membuang kotoran setiap hari, membersihkan tempat minum burung. Bila sakit diperiksa ke lab di kawasan Ragunan," imbau Edi.Selain pasar burung, menurut Edi, sudah diambil 700 sampel hewan di sejumlah pasar. "Umumnya negatif, terutama unggas potong," ujarnya.Ketika ditanya apakah sanitasi di KBR buruk, Edi membantahnya. "Bukan karena itu penyebabnya. Penyebarannya karena di sana banyak burung sumbangan dari masyarakat. Jadi pada saat datang diperiksa, tetapi pada masa inkubasi belum selesai diperiksa, kemungkinan bisa berasal dari situ," urainya.
(aan/)











































