Hati-hati dengan Penipuan yang Mencatut Jaksa Agung!

Hati-hati dengan Penipuan yang Mencatut Jaksa Agung!

- detikNews
Senin, 19 Sep 2005 14:48 WIB
Jakarta - Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh dibuat pusing oleh oknum yang mencatut namanya untuk menipu masyarakat. Jaksa Agung meminta oknum-oknum tersebut menghentikan aksinya. Jaksa Agung juga meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak melayani permintaan apa pun dari oknum-oknum tersebut.Imbauan Jaksa Agung ini disampaikan dalam rilis Kepala Puspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) Soehandoyo yang dikirimkan kepada detikcom, Senin (19/9/2005). Imbauan ini disampaikan mengingat akhir-akhir ini di masyarakat, khususnya di kalangan notaris dan BPN terdapat telepon-telepon yang mengatasnamakan Jaksa Agung atau staf Jaksa Agung, ajudan untuk meminta atau meminjam sejumlah uang.Modus penipuan ini diketahui Jaksa Agung setelah menerima surat dari rekannya, seorang notaris yang tidak mau disebutkan namanya. Dalam suratnya, notaris tersebut menyatakan tiga hari yang lalu ada seorang yang mengaku staf Jaksa Agung dengan memberi nomor HP Jaksa Agung. Inti pembicaraan tersebut menyatakan bahwa Jaksa Agung meminjam uang Rp 30 juta. Dan atas permintaan tersebut, notaris itu telah menstransfer uang Rp 18 juta ke nomor rekening Jaksa Agung BCA 248485250. Adapun modus lain yang dilakukan para penipu tersebut adalah meminta korban menelepon seseorang dengan mengatasnamakan staf agar segera menelepon Jaksa Agung langsung. Nomor-nomor telepon yang sering digunakan para pelaku yaitu 0815-117-25558, 0815-1171-9988, dan 0815-1172-338. Kejaksaan Agung menegaskan, bahwa telepon-telepon dan rekening itu adalah palsu, bukan milik Jaksa Agung. Karena itu, diimbau kepada seluruh masyarakat, apabila mendapat telepon yang mengatasnamakan Jaksa Agung atau staf agar tidak meladeninya. Bila ada kasus serupa, masyarakat bisa menghubungi langsung ke ajudan Jaksa Agung, Sdr Tommy (021-7208557), untuk meminta konfirmasi. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads