Akhirnya Korut Berjanji Hentikan Program Senjata Nuklir
Senin, 19 Sep 2005 14:27 WIB
Jakarta - Setelah melalui perundingan yang berlangsung alot, pemerintah Korea Utara (Korut) akhirnya berjanji untuk menghentikan program senjata nuklirnya. Negeri komunis itu juga bersedia untuk kembali bergabung dalam perjanjian nuklir internasional, Traktat Non-proliferasi Nuklir.Demikian menurut pernyataan bersama yang dikeluarkan dalam dialog enam negara mengenai nuklir Korut yang digelar di Beijing, Cina, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (19/9/2005).Rezim komunis Korut juga setuju untuk mengizinkan masuknya tim inspeksi senjata internasional ke negeri itu. Korut juga akan perlahan-lahan menormalisir hubungan dengan Amerika Serikat (AS).Sebagai gantinya, hak Korut akan penggunaan energi nuklir untuk kepentingan sipil mendapat pengakuan internasional. "Ini hasil paling penting sejak pembicaraan enam negara dimulai lebih dari dua tahun lalu," ujar pimpinan perwakilan Cina Wu Dawei yang disambut tepuk tangan oleh seluruh delegasi."Kesepakatan ini dicapai setelah negosiasi alot yang berlangsung selama tujuh hari di Beijing antara Korut, Korea Selatan (Korsel), AS, Jepang, Rusia dan Cina selaku tuan rumah. Dalam statemen bersama tersebut, kelima negara juga menyatakan kesiapan mereka untuk menyediakan bantuan energi bagi Korut.Pemerintah AS pun menegaskan bahwa pihaknya tidak punya niat untuk menyerang Korut. Pertemuan lanjutan direncanakan akan digelar pada minggu pertama November 2005 untuk membahas masalah pemberian bantuan terhadap proyek energi Korut.
(ita/)











































