Depkes Akan Buka 44 RS Baru untuk Deteksi Virus Flu Burung
Senin, 19 Sep 2005 14:19 WIB
Jakarta -
Departemen Kesehatan (Depkes) dalam waktu dekat akan membuka 44 rumah sakit (RS) baru di delapan provinsi. Rumah sakit ini nantinya akan memiliki pusat-pusat pendeteksian virus H5N1 (flu burung).Pusat pendeteksian virus H5N1 dinilai penting mengingat kasus flu burung kini sudah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) nasional."Delapan provinsi ini sudah siap dengan alat-alat serta paramedisnya," ungkap Menkes Siti Fadilah Supari kepada wartawan di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (19/9/2005). Sayangnya Menkes menolak menyebutkan provinsi-provinsi tersebut. Dengan adanya pusat deteksi virus H5N1, lanjut Menkes, diharapkan 44 rumah sakit ini bisa mendeteksi keberadaan virus tersebut secara dini, sehingga penyebarannya di masyarakat bisa diminimalisir. "Jadi kita bisa sedini mungkin menemukan virus H5N1 yang menyerang pada manusia ini," kata Menkes.Mengenai pengambilan spesimen darah dan air liur 40 karyawan Kebun Binatang (KB) Ragunan, Menkes mengungkapkan, upaya itu dilakukan sebagai tindakan pencegahan. Untuk itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Deptan dan Pemprov DKI Jakarta.Di Indonesia, flu burung telah menelan empat korban. Tiga korban pertama adalah Iwan Siswara Rapei dan dua putrinya yang meninggal pada Juli lalu. Korban keempat, Rini Dina, warga Jakarta Selatan yang meninggal pada 10 September. Dan saat ini di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso tengah dirawat empat pasien suspect flu burung.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































