Indonesia KLB Flu Burung

Indonesia KLB Flu Burung

- detikNews
Senin, 19 Sep 2005 14:11 WIB
Jakarta - Merebaknya kasus flu burung disikapi Departemen Kesehatan dengan memberlakukan kejadian luar biasa (KLB) nasional mulai Senin (19/9/2005) ini. KLB tingkat nasional ini untuk mendorong daerah agar lebih giat dalam memberantas penyakit flu burung."Kita jadikan KLB supaya lebih agresif lagi untuk menghadapi flu burung. Sehingga semua daerah bisa giat untuk memberantas flu burung," kata Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari di Depkes, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2005).Alasan lain kasus flu burung dijadikan KLB nasional, adalah ditemukannya dua titik kejadian kasus flu burung di Indonesia. Kalau sebelumnya hanya ada satu titik, yaitu di keluarga Iwan Siswara, kini ada dua titik. "Sekarang sudah ada dua titik, yaitu pada Rini Dina dan Mutiara," ujar Menkes.Mengenai anggaran yang disediakan pemerintah untuk memberantas flu burung, Menkes menyatakan belum mengetahui secara rinci. Tapi jika merujuk tahun lalu, maka anggarannya mencapai Rp 158 miliar.Dalam kesempatan itu Menkes juga meralat pernyataan sebelumnya bahwa Jakarta dinyatakan KLB flu burung. "Sebetulnya KLB nasional, bukan Jakarta saja," ujarnya.Sementara menanggapi sikap Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso karena Jakarta dinyatakan KLB flu burung tanpa konsultasi dengan pemerintah provinsi, Menkes menyatakan bahwa penetapan KLB merupakan kebijakan pemerintah pusat. "Kita tidak harus kompromi dengan daerah. Karena kita punya alasan khusus untuk menyatakan KLB," demikian Menkes Siti Fadillah Supari. (gtp/)


Berita Terkait