Warga Sekitar KB Ragunan Dapat Pengobatan Gratis
Senin, 19 Sep 2005 13:34 WIB
Jakarta - Warga di sekitar Kebun Binatang (KB) Ragunan diminta segera ke rumah sakit jika menderita gejala demam, pilek, batuk dan sesak nafas. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya alias cuma-cuma.Pengobatan gratis juga berlaku bagi pengunjung KB Ragunan yang mengalami gejala serupa setelah berkunjung ke tempat wisata seluas 140 hektar itu."Kita imbau mereka segera periksakan diri. Tidak akan dikenai biaya," kata Kepala Seksi Surveillance Epidemiologi Dinkes DKI Jakarta drg Paripurna di KB Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2005).Saat ini, kata drg Paripurna, Suku Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mengumpulkan seluruh pengurus rumah sakit. Mereka diminta segera melaporkan dalam waktu 24 jam apabila ada pasien yang mengalami sesak nafas akut, sebab Dinkes DKI akan segera melakukan penyelidikan dalam kasus itu.Imbauan dan peringatan Dinkes DKI Jakarta ini ada hubungannya dengan terjangkitnya 19 unggas di KB Ragunan. Satwa-satwa itu antara lain Belibis Mandarin, Kakatua Raja, Elang Kondor, Belibis Buah, Beo Kecil, Merak Hijau, Bangau Tongtong (3 ekor), Bleang Sumatera, Ayam Katai (5 ekor), Bluek (3 ekor).Buntut ditemukannya virus flu burung itu, setelah ada koordinasi antara Departemen Pertanian (Deptan) dengan Pemda DKI Jakarta, diputuskan untuk menutup KB Ragunan untuk umum selama 21 hari. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pun sudah mengeluarkan instruksi penutupan itu. Instruksi penutupan itu ditandatangani Kepala Dinas Peternakan Pemda DKI Jakarta Edi Setiarto dan Kepala KB Ragunan Ismianto.
(umi/)











































