PT KA Uji Coba Kereta Api Second dari Jepang
Senin, 19 Sep 2005 13:18 WIB
Jakarta - 8 Unit kereta api (KA) yang baru dibeli dari Jepang 8 September lalu diuji coba oleh PT KA. Uji coba ini dilakukan untuk menguji performa kereta api seperti rem, akselerasi, dan goyangan kereta ketika berada di tikungan.Uji coba kereta keluaran tahun 1973 hingga 1981 ini dilakukan sejak pukul 10.00 WIB dengan rute Stasiun Manggarai-Djuanda-Kota-Bogor. "Kereta ini akan digunakan untuk jurusan Jabotabek," kata Kadiv Jabotabek PT KA Bachmadi saat berada di atas kereta menuju Stasiun Kota, Senin (19/9/2005).Bachmadi menjelaskan, kereta ber-AC ini paling lambat akan mulai dioperasikan tanggal 28 September 2005. Menurut rencana, kereta ini akan digunakan untuk jurusan Bekasi, Bogor, atau Tangerang.Tarif yang dikenakan akan sama dengan tarif kereta sebelumnya untuk jurusan yang sama. "Kelas 1 untuk jurusan Bekasi, Depok, atau Tangerang Rp 7.500. Dan untuk jurusan Bogor Rp 10 ribu," urainya.Di tempat yang sama, Kahumas Daops I PT KA Akhmad Sujadi menjelaskan, kereta ini adalah 8 unit pertama dari 16 unit yang dibeli PT KA dari Jepang dengan harga total Rp 12 miliar. "8 Unit lagi akan datang bulan November atau Desember tahun ini," tambahnya.Menurut dia, pembelian kereta ini memanfaatkan momentum pergantian teknologi perkeretaapian di Jepang, yang sudah tidak menggunakan jenis kereta tipe 8000. "Jadi harga second ini per unitnya Rp 720 juta, kalau beli baru Rp 7 miliar per unit," katanya.Akhmad menambahkan, pembelian kereta ini merupakan salah satu bagian dari rencana PT KA dalam 5 tahun ke depan. "Kami menginginkan KRL Jabotabek semuanya ber AC. Dan berharap kereta yang baru ini dapat bertahan 10 hingga 15 tahun," ujarnya.
(ary/)











































