"Kereta api tidak seperti tol atau jalan raya. Kapasitas tambahan ini sangat bergantung pada kereta yang ada. Jadi kita tidak bisa mengarang 10 persen, 20 persen ditambah, sementara sarananya, keretanya, armadanya nggak ada," ujar Dirut PT KAI Edi Sukmoro dalam jumpa pers di Ruang Rapat PT KAI di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (24/2/2019).
Dia menyatakan PT KAI sudah melakukan prediksi terhadap peningkatan jumlah penumpang selama arus mudik lebaran 2019. Edi menyatakan ada kemungkinan penambahan kapasitas kursi lebih dari 5 persen selama arus mudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tambahan kereta dan dibukanya tol Trans Jawa bisa saling membantu dalam memperlancar arus mudik. Di satu sisi tol Trans Jawa menambah opsi rute bagi para pemudik, dan tambahan kereta bakal mengurangi beban tol Trans Jawa sehingga mempermudah operasionalnya.
"Perlu diingat juga, bahwa tol, khususnya Jawa, dari Jakarta menuju Surabaya itu sudah terbuka. Kita berharap juga kita bisa sama-sama membantu. Mereka (pihak Tol Trans Jawa) juga menjalankan operasional tolnya bisa menolong (arus mudik), kitanya juga dengan menambah penumpang," tuturnya.
Simak Juga 'Wawancara Eksklusif Dirut KAI: Menghidupkan Rel Mati':
(haf/haf)











































