DetikNews
Sabtu 23 Februari 2019, 21:12 WIB

BPN Prabowo Vs TKN soal Jokowi Tiru Pidato Kebangsaan

Gibran Maulana Ibrahim, Tsarina Maharani - detikNews
BPN Prabowo Vs TKN soal Jokowi Tiru Pidato Kebangsaan Jokowi dan Prabowo (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan pidato dalam gelaran 'Konvensi Rayat' di Sentul International Convention Center, Jawa Barat. Jokowi disebutkan bakal menyampaikan sejumlah program terbarunya di forum tersebut.

Dirangkum detikcom, Sabtu (23/2/2019), agenda 'Konvensi Rakyat' Jokowi itu ditanggapi sinis Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menilai konsep 'Konvensi Rakyat' Jokowi mirip pidato kebangsaan sang capres.

"Kita sambut rencana tersebut. Hal yang baik memang patut ditiru. Jokowi dan TKN tak perlu merasa malu bahwa mereka meniru apa yang dilakukan Prabowo-Sandi," kata Andre.


Prabowo diketahui sudah dua kali menggelar pidato kebangsaan. Kali pertama digelar di JCC Senayan, Jakarta, pada 14 Januari 2019. Pidato kebangsaan berikutnya digelar and Ballroom Hotel Po, Semarang, Jawa Tengah, 15 Februari 2019.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin pun membantah tudingan BPN Prabowo-Sandiaga. Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, menjelaskan agenda pidato 'Konvensi Rakyat' Jokowi.

Erick mengatakan Jokowi akan menyampaikan program-program terbarunya saat berpidato pada Minggu (24/2). Program baru tersebut salah satunya mengenai pengembangan sumber daya manusia.

"Pasti, pasti (ada program baru). Bedalah, besok saja lihat. Ya, pasti akan menekankan dengan yang tadi mengenai sumber daya manusia, di mana kita lihat pertumbuhan kita bagus, hasilnya bagus, tapi masih ada kebutuhan yang penting untuk pembangunan sumber daya manusia ke depan," kata Erick.


Dia pun tak takut Jokowi dianggap meniru Prabowo. Sebab, menurut Erick, 'Konvensi Rakyat' berbeda dengan konsep pidato kebangsaan Prabowo.

"Nggak, yang suka tiru bukan kita kok. Saya rasa ini konvensi kebangsaan, di situ ada Konvensi Rakyat, 'Optimis Indonesia Maju'. Saya rasa beda. Ini Konvensi Rakyat, 'Optimis Indonesia Maju'. Jadi bukan kebangsaan. Ini buat rakyat semuanya," sebutnya.


Erick menjelaskan apa yang disampaikan Jokowi dalam Konvensi Rakyat ini di antaranya terkait program-program pemerintah era Jokowi-Jusuf Kalla (JK). Di mana, menurut Erick, program-program tersebut sudah dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

"Program pemerintah jelas, semua menuju ke rakyat. Mau dibilang Kartu Indonesia Sehat, (Kartu Indonesia) Pintar, dana desa, dan lain-lain, impact-nya sudah ada," ujar Erick.
(tsa/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed