Rakyat Bisa Bangkrut, Mahasiswa Makassar Demo BBM Naik
Senin, 19 Sep 2005 11:20 WIB
Makassar - Pemerintahan SBY-JK diwanti-wanti mahasiswa Makassar. Kenaikan harga BBM bisa menyebabkan bangrutnya ekonomi rakyat kecil dan menengah. Untuk itu rencana kenaikan harga BBM harus dibatalkan.Hal ini disuarakan sekitar 500 mahasiswa Makassar dengan mendatangi Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jl Oerip Sumohardjo, Makassar, Senin (19/9/2005). Aksi ini dilakukan sejak pukul 10.00 Wita.Mahasiswa berdatangan secara bergelombang dalam 4 elemen, yakni Gerakan Mahasiswa Pembebasan, Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, Jaringan Rakyat Anti Neo Liberalisme, dan Universitas Muslim Indonesia.Dalam orasinya, para mahasiswa menyerukan tuntutan agar pemerintah membatalkan rencana kenaikan BBM, yang menurut rencana akan dilakukan pada awal Oktober 2005."Kami menolak kenaikan harga BBM karena akan meningkatkan angka kemiskinan. Ekonomi rakyat kecil dan menengah juga akan mengalami kebangkrutan," seru salah satu orator.Dalam aksinya, beberapa mahasiswa membentangkan dan mengusung beberapa spanduk dan poster. Antara lain bertuliskan, "Tolak kenaikan harga BBM", "Hapuskan utang negara miskin" dan "Neo liberalisme bentuk penjajahan baru".Hingga pukul 11.30 Wita, aksi damai ini masih berlangsung dengan tertib. Sekitar 30-an aparat kepolisian dari Polresta Makassar Timur tampak bersiaga mengamankan jalannya aksi.
(ary/)











































