Paramedis KB Ragunan: Tak Ada Karyawan yang Kena Flu Burung
Senin, 19 Sep 2005 11:04 WIB
Jakarta - Meski 19 unggas yang hidup di Kebun Binatang (KB) Ragunan) positif terkena flu burung, seorang petugas paramedis KB Ragunan memastikan tidak ada karyawan yang terkena gejala virus mematikan itu."Selama kurun waktu dua bulan ini tidak ada sama sekali karyawan yang mengalami gejala flu burung," ungkap John (40) kepada detikcom di KB Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2005).John, yang mengaku sering memeriksa karyawan yang sakit, menuturkan, penyakit yang diderita karyawan rata-rata penyakit ringan, seperti batuk atau pilek yang tidak berkepanjangan."Kita sendiri berusaha setiap tahun mengadakan pemeriksaan general check up terhadap seluruh karyawan," ungkap John.Dia juga memastikan tidak ada pengunjung KB Ragunan yang mengalami gejala flu burung setelah berkunjung ke tempat wisata seluas 140 hektar itu."Sampai detik ini tidak pernah ada pengunjung yang datang ke sini kemudian pulang mengalami gejala flu burung," tandas John.KB Ragunan ditutup selama 21 hari menyusul ditemukannya virus flu burung terhadap 19 unggas. Satwa-satwa itu antara lain, Belibis Mandarin, Kakatua Raja, Elang Kondor, Belibis Buah, Beo Kecil, Merak Hijau, Bangau Tongtong (3 ekor), Bleang Sumatera, Ayam Katai (5 ekor), dan Bluek (3 ekor).Di Indonesia, flu burung telah menelan empat korban. Tiga korban pertama adalah Iwan Siswara Rapei dan dua putrinya yang meninggal Juli lalu. Korban keempat, Rini Dina, warga Jakarta Selatan yang meninggal pada Sabtu (10/9/2005).
(umi/)











































