detikNews
Jumat 22 Februari 2019, 16:21 WIB

4 Orang Korban Ledakan Gas di Mal Taman Anggrek Masih Dirawat

Adhi Indra P - detikNews
4 Orang Korban Ledakan Gas di Mal Taman Anggrek Masih Dirawat Polres Jakarta Barat merilis kasus ledakan di Mal Taman Anggrek. (Adhi Indra/detikcom)
Jakarta - Empat korban ledakan gas di Mal Taman Anggrek, Tanjung Duren, Jakarta Barat, masih dirawat di rumah sakit. Para korban mengalami luka bakar.

"Masih dirawat 4 orang," kata pejabat Humas RS Royal Taruma, Elfrida Rinawaty Manurung, dalam jumpa pers kasus ledakan gas di Mal Taman Anggrek di Mapolres Jakbar, Slipi, Jumat (22/2/2019).

Tiga korban dampak ledakan gas mendapat penanganan intensif karena mengalami luka bakar. Sedangkan satu orang lainnya berada di ruang perawatan biasa.

"Sampai saat ini kondisi semua pasien stabil dan rencananya 1 orang yang di ruang perawatan biasa karena mengalami patah tulang, sore ini akan dilakukan operasi," papar Elfrida.





Ledakan pipa gas di food court lantai 4 Mal Taman Anggrek terjadi pada Rabu (20/2) siang. Sesaat setelah terjadinya ledakan, ada 7 orang yang dibawa ke RS Royal Taruma.

Sementara itu, Polres Jakbar menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni petugas pemeliharaan Mal Taman Anggrek berinisial K dan F. Kedua tersangka diduga lalai saat melakukan pengerjaan pemindahan perangkat gas dari lantai 4 ke lantai 2, yang direncanakan menjadi lokasi food court baru di Mal Taman Anggrek.

"Dalam proses pelepasan atau pencopotan meteran gas ini, ada SOP yang tidak dilaksanakan, yaitu yang bersangkutan atas dasar perintah chief engineering, (diminta) untuk melaksanakan pencopotan meteran (gas) ke lantai dua," kata Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi.





F dan K, pegawai PT Mulia Intipelangi--perusahaan pengelola Mal Taman Anggrek--seharusnya memastikan penutupan katup kontrol gas saat mencabut perangkat meteran di tiga tenant. Tapi kenyataannya, hanya ada 2 perangkat penutup saluran gas yang tersedia.

Di sela pengerjaan copot-pasang perangkat gas itu, Hengki menyebut ada pegawai Depot Betawi yang datang ke lantai 4.

"(Pegawai itu) mencoba menghidupkan kompor, ternyata tidak hidup, lalu tuasnya dibuka, akibatnya gas keluar dengan deras. Tidak lama kemudian, terjadi ledakan," papar Hengki.

Simak Juga 'Potret Hancurnya Food Court di Mal Taman Anggrek':

[Gambas:Video 20detik]


(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed