Flu Burung di KBR Diduga dari Kotoran Burung Migran
Senin, 19 Sep 2005 09:29 WIB
Jakarta - Kemungkinan besar, penyebab 'hadirnya' virus avian influenza AI atau flu burung di Kebun Binatang Ragunan (KBR) berasal dari burung migran atau burung liar. "Kotoran yang positif terkena flu burung di Kebun Binatang Ragunan, adalah kotoran burung liar," kata Ketua PKBSI Dwiatmo Siswomartono ketika dihubungi detikcom di sela-sela Munas PKBSI di Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/9/2005).Menurut Dwiatmo, ribuan ekor burung liar itu sudah beranak-pinak di KBR. Hinggapnya burung-burung liar di KBR, lanjut Dwiatmo, merupakan fenomena normal di setiap kebun binatang. Sebab, jumlah makanan praktis selalu tersedia di kebun suaka itu. Alhasil, burung-burung tak diundang ini pun menjadikan kebun binatang sebagai tempat tinggalnya. Pengusiran burung liar di kebun binatang, urai Dwiatmo, sulit dilakukan. Sebabnya, ribuan burung itu hinggap di dahan-dahan pohon yang sangat tinggi.Selain itu, burung-burung tak bertuan itu pun membuang kotoran di kawasan kebun binatang. Burung-burung liar itu, biasanya tiba di kebun binatang pada sore hari. Kemudian, ribuan burung itu menginap dan pergi kembali pada pagi harinya. Seperti diberitakan, Menteri Pertanian Anton Apriantono menyebutkan 19 unggas di KBR positif terserang virus avian influenza (AI). Satwa-satwa itu antara lain, Belibis Mandarin, Kakatua Raja, Elang Kondor, Belibis Buah, Beo Kecil, Merak Hijau, Bangau Tongtong (3 ekor), Bleang Sumatra, Ayam Katai (5 ekor), Bluek (3 ekor). Akibatnya, KBR ditutup seelama 21 hari untuk mengobservasi keberadaan virus AI pada satwa-satwa di KBR.
(ism/)











































