detikNews
Kamis 21 Februari 2019, 19:09 WIB

Warga Disandera Abu Sayyaf, Bupati Wakatobi Minta Nelayan Waspada

Tim detikcom - detikNews
Warga Disandera Abu Sayyaf, Bupati Wakatobi Minta Nelayan Waspada Foto: Andhika Akbaransyah/detikcom
Kendari - Dua warga Wakatobi, Sultra, Hariadin dan Heri, disandera Abu Sayyaf di Filipina. Bupati Wakatobi, Arhawi, meminta nelayan di wilayahnya waspada ketika melaut di perbatasan Filipina.

"Saya mengimbau seluruh warga Wakatobi yang merantau di Malaysia, terutama yang bergerak di sektor perikanan, agar tetap berhati-hati karena wilayah itu sangat ditakuti," kata Arhawi kepada wartawan, yang dilansir Antara, Kamis (21/2/2019).

Arhawi mengatakan saat ini pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk membebaskan kedua warga Wakatobi yang disandera itu. Salah satunya, menurut dia, telah melaporkan ke Pemerintah Provinsi Sultra untuk bersama-sama menindaklanjuti persoalan ini agar dapat terkomunikasikan baik dengan pemerintah pusat.


"Masalah ini merupakan masalah nasional, bukan hanya menimpa nelayan, namun ada beberapa kapal kargo pun pernah disandera ketika melewati wilayah yang dikuasai kelompok Abu Sayyaf," ujarnya.

Ia meminta masyarakat Wakatobi besama-sama mendoakan dua warga yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf agar segera dilepaskan. Arhawi juga mewanti-wanti bagi yang akan berlayar di perairan Sancaka Tawau, Malaysia. Menurutnya, itu merupakan salah satu perairan yang rawan.

"Setiap warga yang melintas di wilayah itu, baik warga Indonesia, Malaysia, maupun Filipina, tetap akan disandera," ungkapnya.
(rvk/imk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com