Wapres: Pemerintah Tetap Gaji Pegawai Kebun Binatang Ragunan
Minggu, 18 Sep 2005 22:51 WIB
Jakarta - Pemerintah pusat tetap akan memberikan upah bulanan atau gaji kepada para pegawai Kebun Binatang Ragunan (KBR), walaupun ditutup selama 21 hari. Penutupan dilakukan karena 19 Unggas di KBR positif terjangkit virus flu burung. "Pegawai tidak soal, tetap pemerintah akan membayar pegawai," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla usai Pelatihan Instruktur Perkaderan Partai Golkar di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Minggu (18/9/2005).Menurut Jusuf Kalla, pemerintah mendukung penuh penutupan Taman Margasatwa Jakarta itu. Penutupan sementara selama 21 hari itu, lanjut Jusuf Kalla memang dilakukan untuk penelitian."Menkes harus menutup untuk observasi, dimana asalnya flu burung itu terjadi," urai Jusuf Kalla.Jusuf Kalla beralasan, langkah penutupan KBR ini dilakukan untuk mengurangi resiko tersebarnya virus flu burung atau avian influenza. Apalagi, KBR merupakan tempat hiburan yang sering dikunjungi wisatawan domestik."Pemerintah tidak mau mengambil resiko apapun, apalagi kebun binatang itu pun ramai dikunjungi anak-anak. Sebab, disitu diindikasikan ada virus maka harus ditutup," papar ketua umum Partai Golkar ini. Seperti diberitakan, Menteri Pertanian Anton Apriantono menyebutkan, 19 unggas di KBR positif terserang flu burung. Satwa-satwa itu antara lain, Belibis Mandarin, Kakatua Raja, Elang Kondor, Belibis Buah, Beo Kecil, Merak Hijau, Bangau Tongtong (3 ekor), Bleang Sumatra, Ayam Katai (5 ekor), Bluek (3 ekor).
(ism/)











































