DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 12:13 WIB

Polisi Setop Kasus Ijazah Palsu Bupati Rote Ndao

Tim detikcom - detikNews
Polisi Setop Kasus Ijazah Palsu Bupati Rote Ndao Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Kupang - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menyatakan menghentikan penyelidikan dugaan kasus ijazah palsu Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu. Polisi tak menemukan alat bukti di kasus itu.

"Kami sudah hentikan dugaan kasus ijazah palsu Bupati Rote Ndao," kata Wakil Direktur Kriminal Umum Polda NTT AKBP Anthon Nugroho di Kupang, yang dilansir Antara, Kamis (21/2/2019).

Dia mengatakan alasan penutupan kasus itu adalah dugaan kasus ijazah palsu itu tidak memenuhi unsur yang disangkakan kepada terlapor. Anthon menambahkan, dari penyelidikan juga diketahui universitas yang menjadi tempat kuliah terlapor memang sempat ada.



Bahkan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Satya Widya Surabaya terdata pada Forlap Dikti. Namun, kata dia, walaupun dihentikan, kasus itu bisa diproses kembali jika ada bukti baru.

"Meski dihentikan, kasus ini bisa diproses kembali jika ada bukti baru," ungkap Anthon.

Sebelumnya, pada 2018, setelah penetapan Bupati Rote Ndao oleh KPU Rote Ndao, Bima Theodorus Fanggidae dan Adolfina Koamesah melaporkan Bupati Rote Ndao terpilih karena dugaan ijazah palsu.

Keduanya merupakan kandidat yang kalah dalam Pilkada Rote Ndao baru-baru ini. Setelah pelaporan itu, Polda NTT melakukan pemeriksaan terhadap para pelapor, beberapa saksi, serta yang terlapor. Namun kini kasus itu ditutup.
(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed