Ribuan Massa HTI di Istana Negara Bubarkan Diri
Minggu, 18 Sep 2005 11:35 WIB
Jakarta - Setelah melakukan aksi demonstrasi sekitar 1,5 jam di depan Istana Negara, Jakarta, akhirnya ribuan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sekitar pukul 11.00 WIB membubarkan diri.Massa HTI ini dengan tertib meninggalkan depan Istana Negara setelah sebelumnya dibacakan tuntutan dan doa bersama. Mereka meninggalkan istana dengan menggunakan bus, kendaraan pribadi, dan sepeda motor. Massa pun membubarkan diri secara tertib.Dalam kesempatan itu, Juru Bicara HTI Muhammad Isamail Yusanto kepada wartawan sempat menyatakan bahwa aksi ini dilakukan untuk mengingatkan betapa berbahayanya legalisasi aborsi. Meskipun dalam keadaan darurat aborsi diperbolehkan."Ketika dokter mengatakan bahwa pilihan kita hanya dua, hamil jalan terus tetapi ibu terancam atau untuk menyelamatkan nyawa ibu maka kandungan harus diaborsi, maka tindakan aborsi diperbolehkan," ujarnya.Menyangkut legalisasi aborsi, Yusanto mencontohkan fakta di luar negeri menunjukkan bahwa meski dilegalisasi aborsi yang aman, ternyata tindakan aborsi yang bertangung jawab tidak pernah ada."Pasti suatu saat akan menimbulkan dampak yang luar biasa. Jadi itu semua percuma," tegasnya.
(san/)











































