DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 11:38 WIB

Cara Kemendes PDTT Jauhkan Warga Desa dari Bahaya Narkoba

Moch Prima Fauzi - detikNews
Cara Kemendes PDTT Jauhkan Warga Desa dari Bahaya Narkoba Foto: dok. Kemendes PDTT
Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberikan pelatihan untuk menjadikan desa bersih dari narkoba.

Pelatihan ini diberikan untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat desa dalam rangka mendorong dan mendukung program BNN, yaitu Desa Bersinar (bersih dari narkoba). Pelatihan dilakukan di Balai Latihan Masyarakat (BLM).

"Ini adalah salah satu langkah yang sangat taktis. Kalau kita membuat proteksi untuk penyebaran narkoba, proteksi yang paling efektif adalah di tingkat perdesaan," kata Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi dalam keterangan tertulis, Kamis (21/2/2019).


Saat memberikan arahan pada acara Rapat Kerja Teknis Bidang Pelatihan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Sewilayah Kalimantan Tahun 2019 di Banjarmasin pada Rabu (20/2/2019), ia mengatakan pedesaan tidak boleh diintervensi oleh narkoba.

Dengan penguatan modal sosial yang ada di pedesaan, Sanusi menilai desa harusnya mampu menanggulangi serta mampu membersihkan seluruh potensi yang menyebabkan pengaruh dari luar untuk membawa narkoba ke desa. Untuk itu, pelatihan ini penting dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman.

"Pelatihan tahun ini akan dilaksanakan di balai dan di wilayah atau lapangan dengan narasumber dari Badan Narkotika Nasional provinsi atau Badan Narkotika Nasional kota," katanya.

Lebih lanjut Anwar mengatakan dana desa juga bisa digunakan untuk pencegahan narkoba melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.


"Ketika dana desa bisa diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan salah satunya adalah bagaimana memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan bahaya dari narkoba, bagaimana menguatkan pranata keluarga, sosial, agar mereka mengatakan say no to narkoba, dana desa bisa digunakan untuk itu," katanya.

Ia mengatakan Kemendes PDTT, dalam mengawal desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi, menginginkan desa-desa sebagai benteng pertahanan yang efektif, sehingga tidak masuk narkoba dan radikalisme.

Perlu diketahui bahwa Balai Latihan Masyarakat (BLM) yang dimiliki Kemendes PDTT menyediakan sebuah pelatihan yang bertujuan meningkatkan keahlian dan kompetensi masyarakat desa untuk mengelola desanya sendiri. BLM juga sebagai tempat sarana inovasi pedesaan dan juga sebagai balai untuk belajar mengembangkan desanya.

Untuk mengetahui kabar lainnya dari Kemendes PDTT klik di sini.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed