DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 10:40 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan

Faiq Hidayat - detikNews
Hakim Tolak Eksepsi Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Sidang lanjutan eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan di Pengadilan Tipikor, Kamis (21/2/2019). (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Majelis hakim menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan atas dakwaan korupsi investasi Pertamina di Australia. Hakim memutuskan melanjutkan sidang untuk mendengarkan keterangan saksi.

"Menyatakan eksepsi penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima dan memerintahkan penuntut hukum untuk melanjutkan pada pokok perkara," ujar hakim ketua Emilia Djaja Subagia dalam sidang lanjutan Karen Agustiawan di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).

Karen dalam eksepsi penasihat hukumnya berpendapat dakwaan jaksa tidak cermat dan tidak lengkap. Sedangkan majelis hakim menyakini dakwaan jaksa cermat dan lengkap menguraikan perbuatan pidana Karen.





"Menimbang pengajuan dakwaan yang tidak lengkap, hakim telah membaca saksama, majelis hakim berpendapat surat dakwaan telah cermat dan lengkap sehingga jelas perbuatannya, maka keberatan harus tidak dapat diterima," kata hakim.

Pengacara Karen juga berpendapat perkara yang menjeratnya masuk ranah perdata, bukan merupakan pidana. Hakim menyatakan perkara masuk ranah perdata atau pidana harus diperiksa dalam sidang.

"Maka eksepsi penasihat hukum yang minta ini dibatalkan, telah masuk pokok perkara, maka permohonan tersebut haruslah tidak dapat diterima," kata hakim.






Atas ditolaknya eksepsi ini, sidang pemeriksaan Karen akan kembali dilanjutkan. Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pembuktian dengan pengajuan saksi oleh jaksa pada 28 Februari.

Sebelumnya, Karen mengajukan eksepsi atau nota keberatan dakwaan jaksa. Karen didakwa ikut melakukan korupsi dalam investasi blok Basker Manta Gummy (BMG). Karen didakwa melawan hukum dalam investasi Pertamina sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara.

Investasi Pertamina di Blok BMG dinilai jaksa melanggar prosedur investasi yang diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN dan ketentuan pedoman investasi lainnya.


Simak Juga 'Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Ditahan di Rutan Pondok Bambu':

[Gambas:Video 20detik]



(fai/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed