DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 07:56 WIB

Keluarga Pencuri Helm yang Tewas Dihakimi Massa Melapor ke Polisi

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Keluarga Pencuri Helm yang Tewas Dihakimi Massa Melapor ke Polisi Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Polisi masih mengusut kasus dua orang yang diduga dihakimi massa hingga tewas di Kompleks Universitas Negeri Medan (Unimed), Sumatera Utara. Polisi mengatakan salah satu kelurga korban telah membuat laporan ke polisi.

"Salah satu keluarga korban sudah buat LP," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, melalui pesan singkat, Kamis (21/2/2019).

Tatan mengatakan pihaknya telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus tersebut. Korban diduga dihakimi massa karena mencuri helm.

"Iya mencuri helm," sebut Tatan.

Terkait salah satu keluarga yang mengatakan korban dihakimi karena dicurigai pencuri karena tidak membawa STNK, Tatan menegaskan polisi masih melakukan penyelidikan. "Mau korban melakukan pencurian atau lupa bawa STNK, polisi lakukan penyelidikan terhadap perbuatan bersama-sama yang mengakibatkan orang meninggal dunia," tuturnya.

Sebelumnya, Tatan menyebut peristiwa itu terjadi Rabu (20/2) pukul 17.30 WIB. Dua korban itu bernama Joni Pernando Silalahi dan Stepen Sihombing.

Awalnya, menurut Tatan, Joni dan Stepen diduga mencuri helm di lokasi tersebut. Setelahnya, Joni dan Stepen diduga mengalami penganiayaan.

"Kedua korban diduga ditangkap oleh massa (yang) diduga pihak mahasiswa Unimed dan pihak sekuriti yang ada di lokasi kampus," ujar Tatan, saat dikonfirmasi Rabu (20/2).

"Selanjutnya (kedua korban), dihakimi atau dianiaya di lokasi kampus hingga kedua korban tak sadarkan diri," imbuh Tatan.


(fdu/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed