DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 22:54 WIB

BPN Bela Djoko Santoso yang Dilaporkan karena Tuding Jokowi Curang di Debat

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
BPN Bela Djoko Santoso yang Dilaporkan karena Tuding Jokowi Curang di Debat Djoko Santoso (Zunita Putri/detikcom)
Jakarta - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, dilaporkan ke Bawaslu gara-gara menuding capres petahana Joko Widodo curang saat debat. BPN membela Djoko Santoso.

"Tentu Pak Djoko mengeluarkan pernyataan kan itu, beliau menganggap ada ketidakadilan bahwa Pak Jokowi menyerang ranah pribadi Pak Prabowo dengan soal HGU. Itu menimbulkan kegaduhan di waktu istirahat, waktu istirahat antarsegmen terjadi kericuhan yang viral di video itu bahwa BPN memprotes KPU lalu oleh Ketua KPU diminta melaporkan ke Bawaslu," ujar jubir BPN Andre Rosiade saat dihubungi, Rabu (20/2/2019).


BPN Bela Djoko Santoso yang Dilaporkan karena Tuding Jokowi Curang di DebatAndre Rosiade (Tsarina Maharani/detikcom)

Menurut Andre, BPN merasa ada ketidakadilan dalam debat kedua Pilpres 2019. Dia menyebut pernyataan dari Djoko Santoso sebagai hal wajar.

"Kan ini persepsi yang ada di pihak BPN bahwa ini terjadi ketidakadilan, Pak Djoko Santoso. Pak Jokowi tidak menyepakati kesepakatan untuk tidak menyerang ranah pribadi sehingga Pak Djoko Santoso mengatakan ada kecurangan di sana, menurut saya pernyataan itu hal yang lumrah saja," sebut Andre.

Andre menegaskan, BPN siap menghadapi laporan yang dilayangkan Barisan Advokat Indonesia (Badi). Dia menyebut tim hukum BPN siap bekerja.

"Karena kami sudah memprotes itu secara resmi di dalam debat itu. Tapi kalau dilaporkan ya kami hormati laporan itu. Kami siap menghadapi, Direktorat Advokasi Prabowo-Sandi tentu kan siap membela dan menghadapi dan menghadapi ini, konteksnya itu," ucap politikus Partai Gerindra itu.


Sebelumnya, Adi Prakoso, yang mengaku sebagai anggota Barisan Advokat Indonesia (Badi) di Bawaslu, melaporkan Djoko Santoso terkait pernyataan yang menyebut Jokowi curang saat berlaga di panggung debat kedua. Adi menuding Djoko melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf c UU Pemilu. Dia menyebut Djoko telah melanggar aturan itu karena menghina Jokowi.

"Melaporkan pelaporan UU (Nomor) 17 Tahun 2017 tentang Pemilu yang dilakukan diduga oleh Pak Djoko Santoso, Ketua BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, terkait ucapan beliau ke Ir Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin pasca-debat capres hari Minggu putaran kedua," ucap Adi Prakoso.

"Di situ berbunyi penyelenggara dan tim kampanye dilarang untuk menghina seseorang terkait dengan suku, agama, ras, golongan, peserta pemilu lainnya. Konteks tuduhan curang yang disampaikan Pak Djoko Santoso itu termasuk penghinaan seseorang, apalagi terhadap capres yang kami anggap ya itu melanggar UU Pemilu," ucapnya.
(gbr/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed