DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 20:32 WIB

KPU Usul Pihak Selain Panelis Bisa Bertanya Langsung di Debat Pilpres

Yulida Medistiara - detikNews
KPU Usul Pihak Selain Panelis Bisa Bertanya Langsung di Debat Pilpres Ilustrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - KPU mengusulkan ada pihak selain panelis atau masyarakat yang dilibatkan untuk dapat bertanya langsung di ruang debat Pilpres 2019. Tujuannya agar para kandidat bisa mengeksplorasi.

"Ini gagasan KPU ya, sekali lagi ini gagasan KPU, belum diputuskan. Kami inisiasi ada pertanyaan langsung dari pihak yang terlibat dan kompeten dengan tema," ujar Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

"Pertanyaan dari panelis tetap ada. Tapi kemudian kita ingin menambah melalui gagasan baru, agar bagaimana pelaku (masyarakat) bisa bertanya secara langsung," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan ada pihak yang berkompeten dan berhubungan dengan tema debat bisa menanyai langsung di lokasi. Misalnya debat bertema pendidikan, yang bertanya dari pihak pengelola pendidikan.

"Misalnya ya sekali lagi ini gagasan ya. Misalnya begini, pengelola pendidikan swasta. Kan kita tahu ada Muhammadiyah, NU juga punya jaringan pendidikan. Kemudian jaringan Katolik, dan jaringan-jaringan yang lain. Misalnya kita punya gagasan bagaimana kalau pada tema tertentu, pertanyaan kepada kandidat itu dari pelaku,"ungkapnya.


Ia mengatakan saat ini usul itu masih berupa gagasan dan belum disampaikan ke kubu Jokowi ataupun kubu Prabowo Subianto. Namun KPU mengaku masih akan merumuskan teknis usul itu.

"Jadi saat ini kami sedang merumuskan bagaimana teknisnya nanti. Sebab, gagasan ini juga harus dikaji, bahwa bisa dilakukan tidak, memungkinkan atau tidak? Tetapi kita punya gagasan begitu ya," kata Wahyu.

Ia mengatakan tujuan adanya format tersebut untuk menambah sesi debat eksploratif.

"Sebab, kan debat eksploratif kemarin sudah diapresiasi oleh masyarakat. Lalu, kami akan melanjutkan. Bahkan mungkin kami akan tambah. Jadi kami membuat format baru dalam satu sesi seperti itu. Ini baru tahapan gagasan yang akan kami kaji kemungkinannya," ungkapnya.
(yld/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed