DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 19:55 WIB

Lahan Prabowo Disoal, BPN: Nggak Tanya HGU Pak Luhut Berapa?

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Lahan Prabowo Disoal, BPN: Nggak Tanya HGU Pak Luhut Berapa? Luhut Binsar Pandjaitan (Wisma Putra/detikcom)
Jakarta - Hak guna usaha (HGU) milik capres Prabowo Subianto disoal lantaran pernyataan kepemilikan lahannya di Aceh dan Kalimantan dilontarkan oleh capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno balik menyoal kepemilikan HGU pejabat negara, termasuk Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kenapa kita nggak ributin deh berapa misalnya Luhut punya HGU berapa. Pak Prabowo ini bukan pejabat negara loh. Tanya dong, Pak Luhut HGU-nya berapa. Pak Luhut Binsar Pandjaitan berapa HGU-nya? Sebagai menteri Pak Jokowi, berapa HGU Pak Luhut itu. Kan bisa juga kita bertanya balik kan," kata juru bicara BPN Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (20/2/2019).

"Atau pejabat-pejabat lain, berapa HGU-nya? Kenapa tanya ke Pak Prabowo yang bukan pejabat negara? Dia memang background-nya pengusaha kan, kok diributkan," imbuhnya.


Politikus Gerindra ini menilai ribut-ribut soal HGU Prabowo ini diembuskan untuk menutupi kebohongan data Jokowi yang disampaikan saat debat. Kebohongan-kebohongan data itu, menurut Andre, malah justru direvisi sendiri oleh Jokowi.

"Pak Prabowo seorang pengusaha yang mendapatkan bisnis dari beliau pensiun, diributkan untuk menutupi kebohongan-kebohongan data Pak Jokowi yang mulai satu per satu direvisi oleh beliau. Kebohongan-kebohongan yang diungkapkan waktu debat kan sekarang terbukti mulai direvisi satu per satu oleh Pak Jokowi," ungkapnya.

Sebelumnya, Jokowi menyindir soal kepemilikan ratusan hektare tanah Prabowo di panggung debat capres kedua. Sindiran itu disampaikan Jokowi saat berbicara terkait pembagian sertifikat tanah.

Lahan Prabowo Disoal, BPN: Nggak Tanya HGU Pak Luhut Berapa?Andre Rosiade (Dok. Pribadi)

"Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur, sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah 120 ribu hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan pada masa pemerintahan saya," kata Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2).

Prabowo mengakui menguasai ratusan ribu hektare tanah di sejumlah wilayah di Indonesia. Namun, sebut Ketum Gerindra itu, tanah yang dimilikinya itu berstatus HGU (hak guna usaha).

"Tapi adalah HGU. Adalah milik negara. Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali. Kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua. Tapi, daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola. Karena saya nasionalis dan patriot," tegas Prabowo.


Pernyataan Jokowi yang menyinggung aset Prabowo ini pun berujung laporan ke Bawaslu. Jokowi dianggap menyebarkan fitnah.

"Kami melaporkan satu, dalam hal ini Pak Jokowi, terkait dengan apa yang telah beliau sampaikan semalam pada saat debat capres kedua di hotel Sultan Jakarta. Bahwa yang beliau sampaikan itu lebih kepada menyerang pribadi, kepada fitnah," ujar Tim Advokasi Indonesia Bergerak, Djamaluddin Koedoeboen, yang juga merupakan pendukung Prabowo, di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (18/2).


Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.

(azr/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed