DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 19:35 WIB

BPN Nilai PDIP Seret Amien Rais ke Isu Lahan Prabowo Ngelantur

Yulida Medistiara - detikNews
BPN Nilai PDIP Seret Amien Rais ke Isu Lahan Prabowo Ngelantur Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Priyo Budi Santoso, (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyeret nama Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terkait polemik isu lahan milik capres Prabowo Subianto yang bergulir sejak debat kedua kemarin. BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai ucapan Hasto itu ngelantur.

"Pandangan pak Hasto ini terlalu jauh dan ngelantur kalau sampai mengait-ngaitkan sejauh Amien Rais. Apalagi mengatakan pandangan Pak Jokowi yang dianggap pro kerakyatan," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Priyo Budi Santoso, di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Ia mengatakan mestinya Jokowi juga membongkar siapa saja pihak yang memiliki lahan besar di internal kubunya. Priyo menantang Jokowi untuk membuka siapa saja yang mempunyai lahan besar di internalnya.

"Ya itu tadi sisi tanggungjawab moral seorang pemimpin begitu mengungkap itu ya harus diumumkan, termasuk orang-orang yang selama ini kebanyakan yang simpati sama mereka umumkan saja atau rakyat yang menginginkan itu silahkan," ujarnya.




"Termasuk saya setuju pernyataan sepenuhnya Direktur Eksektuf WALHI yang mengatakan bahwa berani tidak Pak Jokowi membuka kaitan penguasaan lahan ini dari tim internal pemerintahannya. Saya setuju. Kalau itu tidak dilakukan, ibarat menepuk air di dulang terpecik ke muka sendiri," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Hasto berbicara mengenai ucapan Jokowi atas penguasaan lahan yang luas di Kaltim dan Aceh. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin itu lalu menyeret nama Amien dengan lahan-lahannya di Yogyakarta.

"Sosok seperti Prabowo dengan tanahnya yang begitu luas dan demikian halnya dengan Amien Rais dengan lahan-lahannya di Yogyakarta langsung mati kutu dan jargon kampanye 'tanah dikuasai elite' pun menjadi tidak laku, dipatahkan oleh politik pertanahan kerakyatan Jokowi," ungkap Hasto, Rabu (20/2).


Ikuti perkembangan terbaru Pemilu 2019 hanya di detikPemilu. Klik di sini



(yld/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed