DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 14:26 WIB

KPK Koordinasi dengan Otoritas Singapura Rampungkan Kasus Emirsyah Satar

Ahmad Bil Wahid - detikNews
KPK Koordinasi dengan Otoritas Singapura Rampungkan Kasus Emirsyah Satar Foto: Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan pihak Singapura untuk merampungkan kasus dugaan suap Emirsyah Satar. KPK menargetkan kasus itu bisa dilimpahkan ke penuntutan secepatnya.

"Kita koordinasi dengan otoritas Singapura, perusahaan yang digunakan ada di Singapura untuk menerima uang, kita kerja sama dan sejauh ini baik-baik saja. Yakinlah itu pasti akan kita limpahkan," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung ACLC KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

Baca juga: Kantongi Bantuan Inggris, KPK Segera Tuntaskan Kasus Emirsyah Satar

Alexander juga mengungkapkan alasan belum ditahannya Emirsyah dalam kasus ini. Salah satunya yakni proses penyidikan yang butuh waktu lama.

"Jadi kalau penahanan itu kan ada batas maksimal 120 hari. Kalau kita tahan sekarang, sementara penyidik kami masih berupaya untuk lebih memperdalam kasus itu, dan diperkirakan tidak selesai dalam waktu 120 hari, lepas dong," ujarnya.

Emirsyah Satar ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap terkait pengadaan mesin pesawat Rolls-Royce dan pesawat Airbus SAS untuk PT Garuda Indonesia. Emirsyah diduga menerima suap lewat Soetikno Soedarjo, yang merupakan beneficial owner Connaught International Pte Ltd.

Suap itu diberikan Soetikno dalam bentuk uang sejumlah 1,2 juta euro dan USD 180 ribu. Selain uang, Emirsyah diduga menerima suap dalam bentuk barang yang tersebar di Indonesia dan Singapura senilai USD 2 juta.


(abw/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed