DPR: Pemerintah Harus Cari Tahu Sumber Penyebab Flu Burung
Minggu, 18 Sep 2005 06:10 WIB
Jakarta - DPR mendesak pemerintah mengetahui sumber penyebab flu burung menyusul kematian yang menimpa Rini Dina Prasetia dan Iwan Siswara beserta dua anaknya akibat terserang virus avian influenza (flu burung) atau H5NI. Dengan mengetahui sumber penyebab flu burung, pemerintah dapat mencegah atau mengantisipasi bertambahnya korban."Pemerintah harus mencari tahu sumbernya. Hal ini penting untuk mencegah jatuhnya korban lagi," kata Wakil Ketua Komisi IX Charles J Mesang ketika dihubungi detikcom, Minggu (18/9/2005).Pendapat yang hampir sama juga dikemukan oleh anggota Komisi IX Jacobus Mayong Padang. Dia menegaskan, upaya deteksi harus diupayakan semaksimal mungkin. Apabila perlu, pemerintah dapat mendatangkan para ahli dari luar negeri untuk melakukan deteksi dan mencari tahu sumber penyebab flu burung demi mencegah munculnya korban baru. "Pemerintah harus memaksimalkan deteksi," tegas Mayong.Mayong mengaku kecewa dengan kenerja Departemen Kesehatan (Depkes). Seharusnya flu burung yang sudah terjadi beberapa waktu lalu yang menimpa Iwan Siswara, Depkes segera melokalisir penyebab flu burung dengan upaya deteksi semaksimal mungkin. "Saat kematian muncul di Tangerang, Depkes mengerahkan upaya semaksimal mungkin deteksi sehingga bisa dilokalisir. Nyatanya korban ada lagi," tukas Mayong.Mayong juga mengemukakan ketidaksetujuannya terhadap pendapat untuk menutup atau memindahkan peternakan dari ibukota Jakarta. Hal ini akan berdampak pada kerugian yang akan membebani pemilik peternakan itu. "Harus ada penyelidikan atau tes sampling dulu. Jangan dibabat sekaligus, hal itu menimbulkan kerugian," jelasnya.Memang masalah flu burung tidak bisa didiamkan. Namun Depkes juga harus memperhatikan masalah-masalah kesehatan lainnya. "Saya kurang respect terhadap Depkes. Saat ini, setiap 2,5 jam ibu yang melahirkan meninggal dan setiap 3 jam bayi meninggal. Ini juga harus dijadikan prioritas," ungkap Charles.
(atq/)











































