Minyak Tanah Mulai Langka di Palembang

Minyak Tanah Mulai Langka di Palembang

- detikNews
Sabtu, 17 Sep 2005 23:11 WIB
Palembang - Permasalahan kelangkaan minyak tanah terus berlanjut dan seperti tidak bisa diselesaikan. Setelah terjadi di banyak daerah, kelangkaan minyak tanah juga dirasakan masyarakat kota produsen minyak bumi, yakni Palembang. Beberapa warga terpaksa menunggu dua hari untuk mendapatkan lima liter minyak tanah. "Saya harus menitipkan dirigen ke pengecer sehari sebelumnya. Kalau mau langsung beli tidak dapat," kata Eka (24), warga Lorong Aman, Kertapati, Palembang, Sabtu (17/9/2005). Menurut ibu muda ini, kelangkaan minyak tanah sudah sepekan lalu. Lantaran kelangkaan itu, sejumlah warga terkadang saling meminta. "Ya, terpaksa meminta ke tetangga, dari pada tidak bisa masak, sebab tidak ada yang jual," ujar Eka. Sementara di Kalidoni, Ningsih (28), mengaku harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat mau membeli minyak tanah di salah satu pangkalan. "Alasan mereka agar penjualan merata. Saya hanya beli 5 liter," katanya. Memang, hampir setiap pangkalan pengecer di Palembang, tampak warga yang antre membeli minyak tanah. Namun, mereka umumnya tinggal mengambil dirigen yang sebelumnya sudah dititipkan ke agen. Selain di Kertapati, kelangkaan minyak tanah juga dialami warga di Kenten, Kalidoni, Talangkelapa. Mengenai kelangkaan minyak tanah ini, beberapa hari lalu, Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswanamigas) Kota Palembang mengatakan Pertamina tidak mengurangi jatah minyak tanah kepada agen. Namun, di lapangan, warga harus antre untuk mendapatkan minyak tanah untuk mendapat 5-10 liter. Diduga kelangkaan minyak tanah ini akibat adanya penimbunan yang dilakukan para pedagang, menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Kepolisian sendiri telah beberapa kali menangkap para penimbun bahan bakar minyak, termasuk minyak tanah. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads