Cash Transfer Bukti Pemerintah Tidak Kreatif

Cash Transfer Bukti Pemerintah Tidak Kreatif

- detikNews
Sabtu, 17 Sep 2005 16:04 WIB
Jakarta - Lagi-lagi soal BBM. Kebijakan cash transfer atau pemberian langsung dana kompensasi BBM kepada masyarakat miskin menuai kritik pedas. Program pemerintah itu dinilai tidak kreatif."Pemerintah malas berpikir. Padahal kompensasi BBM hasil kenaikan bulan Maret saja belum diaudit dan dievaluasi," tandas M Berkah Gamulya dari Urban Poor Consortium (UPC/Konsorsium Masyarakat Miskin) dalam diskusi di Mario's Place Bar, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Sabtu (17/9/2005).Berkah juga menilai program tersebut tidak efektif karena masyarakat yang dianggap liar karena tidak memiliki KTP dan termarjinalkan tidak masuk dalam daftar.Senada dengan Berkah, anggota Komisi VII, Catur Sapto Edi, menilai, program tersebut jauh dari efektif. Dilihat dari sisi anggaran, pemberian kompensasi BBM langsung justru hanya akan membuat pengeluaran pemerintah meningkat. Sebab untuk kompensasi langsung dana yang dibutuhkan mencapai Rp 64,65 triliun."Padahal subsidi yang dipotong dari APBN besarnya hanya Rp 20 triliun. Selain itu, anggaran pemerintah untuk tahun 2005 yang terserap baru 30 persen," kata Catur. (umi/)


Berita Terkait