DetikNews
Selasa 19 Februari 2019, 18:16 WIB

Warga di 14 Kelurahan Kota Mataram Masih Suka BAB Sembarangan

Tim detikcom - detikNews
Warga di 14 Kelurahan Kota Mataram Masih Suka BAB Sembarangan ilustrasi (Foto: iStock)
Mataram - Dinkes Kota Mataram, NTB, mencatat masih banyak warga di ibu kota provinsi NTB tersebut yang suka buang air besar (BAB) sembarangan. Setidaknya ada 14 kelurahan yang belum bebas dari BAB sembarangan.

"Dari 50 kelurahan, terdapat sekitar 14 kelurahan yang penduduknya masih suka BABS. Sementara 36 kelurahan lainnya sudah dapat kita nyatakan BASNO (buang air besar sembarangan nol)," kata Kepala Dinkes Mataram, Usman Hadi, di Mataram, yang dilansir dari Antara, Selasa (19/2/2019).

Menurutnya, sebanyak 14 kelurahan yang memiliki penduduk masih berprilaku BAB sembarangan tersebut rata-rata berada di kawasan pinggiran terutama di pinggiran sungai dan pantai. Oleh karena itu, untuk menekan angka BABS di kawasan pinggiran pihaknya aktif melakukan penyuluhan terhadap warga melalui para kader dan aparat setempat.



"Tapi, ini memang agak berat karena faktor kebiasaan, masih adanya lahan kosong dan kurang fasilitas," katanya.

Terkait dengan itu, untuk mendukung peningkatan angka kelurahan yang dinyatakan BASNO, Dinkes Kota Mataram setiap tahunnya mengalokasikan anggaran untuk stimulan pembangunan jamban keluarga. Di mana untuk 2019, Dinkes mengalokasikan anggaran sebesar Rp 90 juta untuk program pembangunan jamban keluarga.



Dalam pemberian bantuan pembangunan jamban keluarga, Dinkes tidak memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa bahan bangunan diberikan sesuai dengan kebutuhan.

"Dalam pembangunan jamban keluarga kita sifatnya pasif, artinya menunggu inisiatif masyarakat untuk membangun. Kalau kita yang bangun, seringnya tidak dimanfaatkan dan pemeliharaan tidak dilakukan," jelasnya.


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed