DetikNews
Selasa 19 Februari 2019, 17:59 WIB

Begal Motor di Palembang Tersungkur Ditembak Polisi

Raja Adil Siregar - detikNews
Begal Motor di Palembang Tersungkur Ditembak Polisi Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Palembang - Empat begal sepeda motor di Palembang, Sumatera Selatan, akhirnya tersungkur setelah ditembak polisi. Dari empat begal itu, satu di antaranya masih berstatus sebagai pelajar.

Adapun empat pelaku adalah David (25), Hendry (22), Kelvin Dheo (18), dan Ariyan (18) warga Kebun Bunga, Sukarami, Kota Palembang. Mereka ditangkap saat asyik main judi online di warnet, Senin (18/2).

Seorang pelaku, David, mengatakan dia dan komplotannya sudah beraksi lebih dari empat kali. Bahkan, dalam aksinnya, David cs membagi tugas secara matang, dari menghadang, menodong, hingga merampas motor.

"Sudah empat kali beraksi. Kami beraksi dini hari pas jalanan sudah sepi, jadi teman ada yang nodong dan ada yang maksa minta motor," ujar David saat ditemui di di halaman Polresta Palembang, Selasa (19/2/2019).


Selain itu, David mengaku tidak segan-segan melukai para korbannya apabila melakukan perlawanan. Begitu pun jika ada warga yang membantu korbannya.

"Kalau ada warga atau korban melawan, kadang kami bacok. Setelah itu barulah diambil motornya dan dijual Rp 2,5 juta," imbuh David.

"Uangnya kami bagi delapan, rata-rata untuk main judi online. Ada juga uang yang dipakai untuk memenuhi seluruh biaya di rumah," kata pria beranak satu tersebut.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Didi Hayamansyah menyebut para pelaku beraksi ada delapan orang. Namun dari jumlah itu, baru empat orang yang ditangkap.

"Mereka ini sudah beraksi beberapa kali. Bahkan mereka tak segan melukai para korban dengan senjata tajam pada akhir Januari lalu. Dari delapan pelaku, baru empat yang ditangkap dan sisanya masih kami kejar," kata Didi.

Seorang pelaku, David, disebut sebagai residivis kasus penipuan dan baru saja keluar dari lapas Pakjo beberapa waktu lalu. Karena pengangguran, pelaku pun kembali beraksi sebagai begal.

"Pelaku ini (David) residivis, baru keluar dari sel dan ditangkap lagi. Komplotan ini sudah lama membuat resah dan ada barang bukti dua unit sepeda motor yang kami amankan," tutupnya.
(ras/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed