DetikNews
Selasa 19 Februari 2019, 16:42 WIB

BPN Soal Eks GAM Manfaatkan Lahan Prabowo: Perusahaan yang Sampaikan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
BPN Soal Eks GAM Manfaatkan Lahan Prabowo: Perusahaan yang Sampaikan Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade. (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjelaskan pemanfaatan lahan milik Prabowo di Aceh. Menurut BPN, hanya sebagian hak guna usaha (HGU) yang dimanfaatkan perusahaan milik Prabowo, sedangkan sisanya dipergunakan untuk masyarakat.

"Jadi intinya sebenarnya lahan Pak Prabowo di Aceh itu sudah banyak dipergunakan untuk masyarakat, ya. Jadi Pak Prabowo juga sudah mempersilakan juga Inhutani mempergunakan untuk kepentingan Kertas Aceh Kraft, bahan baku Kertas Aceh Kraft, dan juga sudah banyak dipergunakan oleh masyarakat sekitar," kata juru bicara BPN Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa (19/2/2019).

"Jadi HGU itu hanya sebagian yang masih dipakai oleh perusahaan Pak Prabowo. Sisanya sudah dipergunakan oleh Inhutani dan juga oleh masyarakat," imbuhnya.


Andre mengatakan Prabowo sebagai pemegang HGU memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memanfaatkannya. Menurutnya, sejak era Menteri BUMN Dahlan Iskan, memang sudah ada koordinasi agar HGU ini dimanfaatkan juga untuk bahan baku PT Kertas Kraft Aceh.

"Itu menunjukkan bahwa memang Pak Prabowo mempergunakan hak beliau sebagai pemegang HGU untuk memberikan kesempatan masyarakat untuk mempergunakannya. Dan juga sejak 2012 dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan pun kita sudah berkoordinasi agar HGU ini juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan Kertas Aceh Kraft," jelasnya.

Eks Panglima GAM Wilayah Linge, Aceh, sebelumnya membantah lahan milik Prabowo dimanfaatkan oleh mereka. Andre lalu menjelaskan, menurut pernyataan manajemen perusahaan, lahan tersebut memang dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Saya nggak tahu (soal eks GAM yang memanfaatkan lahan), yang saya tanyakan ke direktur perusahaan, menyampaikan banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan itu. Jadi lahan itu dipergunakan sebagai bahan baku kertas Ace Kraft sesuai dengan permintaan Kementerian BUMN waktu itu Pak Dahlan Iskan," ungkapnya.

"Jadi perusahaan ini kerja sama dengan Inhutani bersama-sama menopang bahan baku kertas Ace Kraft. Yang kedua, sebagian juga sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Jadi HGU ini bener-bener dirasakan manfaatnya oleh bangsa Indonesia, bukan untuk kepentingan asing. Pak Prabowo sebagai negarawan sudah membuktikan, HGU ini memang bermanfaat untuk kepentingan negara dan bangsa," lanjut Andre.


Masyarakat yang dimaksud Andre termasuk mantan kombatan GAM. Meski tak mengetahui secara pasti siapa saja masyarakat yang memanfaatkan lahan itu, Andre menegaskan lahan tersebut bermanfaat untuk masyarakat.

"Nah masyarakatnya masyarakat Aceh. Masyarakat Aceh itu bisa masyarakat biasa, bisa juga eks kombatan GAM. Intinya, untuk kepentingan masyarakat Aceh. Faktanya itu. Kenapa kita harus debat soal data? Memang kita bisa data? Kan susah juga. Yang pasti ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Aceh," tuturnya.

Politukus Gerindra ini menilai ribut-ribut soal HGU Prabowo ini diembuskan untuk menutupi kebohongan data Jokowi saat debat. Kebohongan-kebohongan data itu, menurut Andre, malah justru direvisi sendiri oleh Jokowi.

"Pak Prabowo seorang pengusaha yang mendapatkan bisnis dari beliau pensiun, diributkan untuk menutupi kebohongan-kebohongan data Pak Jokowi yang mulai satu per satu direvisi oleh beliau. Kebohongan-kebohongan yang diungkapkan waktu debat kan sekarang terbukti mulai direvisi satu per satu oleh Pak Jokowi," ujar Andre.

Sebelumnya, eks Panglima GAM Wilayah Linge, Fauzan Azima, membantah lahan Prabowo digunakan oleh para mantan kombatan GAM. Dia pun lantas menyebut Dahnil dan cawapres Sandiaga Uno berbohong dan mengambinghitamkan eks GAM.

Fauzan mengatakan dirinya merupakan mantan Panglima GAM wilayah Linge. Wilayah tersebut meliputi teritori Aceh Tengah dan Bener Meriah, lokasi lahan Prabowo yang berupa hutan tanaman industri (HTI) berada. Dia pun menegaskan eks kombatan GAM tak pernah memanfaatkan lahan capres nomor urut 02 itu.

"Kami bersama 102 eks pasukan GAM wilayah Linge sama sekali tidak ada niat, apalagi ingin menguasai lahan milik Prabowo. Kami tahu benar siapa saja yang pernah menjadi pasukan, bukan saja dirinya, tetapi sampai keluarga mereka kami tahu persis dan tidak ada satu pun dari mereka yang menduduki tanah milik Prabowo," ujar Fauzan.


Saksikan juga video 'Jokowi Ungkap Lahan Prabowo, PDIP: Bukan Menyerang Pribadi':

[Gambas:Video 20detik]


(azr/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed