DetikNews
Selasa 19 Februari 2019, 14:02 WIB

Sekeluarga Dibacok Tetangga di Palembang, 1 Korban Lagi Hamil Tua

Raja Adil Siregar - detikNews
Sekeluarga Dibacok Tetangga di Palembang, 1 Korban Lagi Hamil Tua Polsek Seberang Ulu 2 (Raja/detikcom)
Palembang - Satu keluarga di Palembang, Sumatera Selatan, diserang tetangganya sendiri. Usut punya usut, pelaku ternyata pernah dipolisikan korban karena selisih paham.

"Keterangan sementara, dendam pelaku dan korban. Jadi keluarga pelaku pernah dilaporkan ke polisi karena kasus lama," kata Kanit Reskrim Polsek Seberang Ulu 2 Ipda Andri ketika ditemui di Mapolsek, Selasa (19/2/2019).

Sejak insiden itu, kedua keluarga mulai tidak akur dan sering terlibat keributan. Terakhir lima keluarga Sani menyerang keluarga Effendi secara brutal dengan parang dan linggis.


Akibat serangan itu, anak dan menantu Effendi mengalami luka bacok dan luka memar setelah dianiaya keluarga Sani. Bahkan salah satu korban, Estty Rahayu, yang diketahui sedang hamil 7 bulan, ikut jadi sasaran.

"Untuk korban yang hamil kondisinya kini sudah membaik. Korban luka lain masih dirawat di rumah sakit," imbuh Andri setelah memeriksa dua pelaku, Sani dan Lukman, di Mapolsek.

"Motif dendam, tapi kami masih dalami adanya dugaan lain sebelum terjadinya serangan. Dua pelaku sudah ditangkap dan tiga masih dikejar," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi di lokasi Jalan KH Azhari, Seberang Ulu 2 Palembang, pelaku adalah satu keluarga. Mereka tinggal tak jauh dari rumah para korban. Kondisi di lokasi diketahui sudah mulai kondusif pasca-insiden.


Peristiwa penyerangan satu keluarga ini terjadi pada Senin (18/2/2019) petang menjelang azan Magrib. Enam korban luka adalah Estty Rahayu, Effendy (55), Sahropi (34), Husni (30), Dessy (36), dan Fahmi (25).

"Awalnya itu aku lewat ada becak motor si pelaku di tengah jalan. Sempat ditegur, eh malah marah dan mereka datang bawa parang, langsung membacok kami secara brutal," ujar Fahmi saat ditemui di RS Muhammadiyah Palembang.

Tidak hanya itu, Fahmi mengaku melihat beberapa anggota keluarga pelaku ikut datang ke lokasi membawa linggis. Bahkan mereka ikut menyerang secara membabi-buta, termasuk menyerang Estty Rahayu, yang sedang hamil 7 bulan.

"Semua keluarga aku yang ada di rumah diserang membabi-buta. Bahkan itu ada yang bawa linggis. Sampai kami lari pun masih dikejar," tutup Fahmi.
(ras/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed