DetikNews
Selasa 19 Februari 2019, 13:51 WIB

Teror Mobil Dibakar, Gubernur Ganjar: Harus Dilawan!

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Teror Mobil Dibakar, Gubernur Ganjar: Harus Dilawan! Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Makassar - Aksi teror berupa pembakaran kendaraan di Semarang dan sekitarnya belum terungkap. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebut pelaku teror ini sebagai orang sakit jiwa.

"Dugaan saya mereka yang sekarang lagi menonton televisi lagi tertawa. Jadi orang orang sakit jiwa seperti ini, menurut saya harus dilawan dan kita tidak boleh takut," kata Ganjar disela-sela kunjungannya pada acara Kementerian PAN-RB, Hotel Four Points Makassar, Sulsel, Selasa (19/2/2019).

"Jangan ganggu ketenangan Jateng yang selama ini kondusif," tegas Ganjar.

Pria penyuka durian ini pun menduga pelaku teror di wilayahnya menerima pesan-pesan yang ditayangkan di media dan kemudian mengganti waktu teror yang dilalukan.

"Ini modusnya acak terjadi antara tengah malam dan dini hari, ternyata dia lakukan siang hari. Jadi sebenarnya dia hanya ingin men-challenge saya aja. Itu sakit jiwa kan. Masa merusak sesuatu kok dengan diulangi lagi," ungkapnya.

Dari teror yang dilakukan, dia menduga ada dua petunjuk dasar yang telah disimpulkannya, yaitu briefing yang bagus dan pelaku yang terlatih.

"Kalau pelakunya terlatih, dia lakukan sendiri. Kalau dia tidak terlatih, dia mem-briefing orang dan saya menduga kalau ketangkep dia mengatakan saya iseng. Saya orang gila, paling seperti itu. Lihat saja nanti yang terjadi," kata dia.

Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah Jateng dan para penegak hukum mulai lagi menghidupkan siskamling dan pemasangan kamera CCTV di beberapa lokasi.

Sebelumnya, aksi pembakaran ataupun percobaan pembakaran sudah terjadi 17 kali di Kota Semarang, 8 kali di Kabupaten Kendal, dan 1 kali di Kabupaten Semarang.

Kepolisian belum menyatakan dugaan terkait pelaku orang terlatih. Meski demikian, ada ciri-ciri yang sudah dikantongi berdasarkan rekaman CCTV di lokasi di Banyumanik dan Menoreh, Semarang. Namun hasil CCTV tidak jelas sehingga hanya beberapa ciri yang bisa terindikasi.
(fiq/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed