Sandiaga: Teknologi Earpiece Ada, Tapi Jelas Dilarang KPU

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 18 Feb 2019 15:52 WIB
Foto: Cawapres Sandiaga Uno. (Ibnu Hariyanto-detikcom)
Jakarta - KPU telah menyatakan tidak ada penggunaan earpiece dalam debat semalam. Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno pun tidak percaya Joko Widodo (Jokowi) menggunakan alat bantu komunikasi earpiece atau penyuara telinga saat debat capres kedua. Sandiaga yakin Jokowi mengikuti aturan debat.

"Saya nggak yakin ya, dan walaupun teknologi itu ada, tapi kan itu dilarang olah KPU, alat-alat bantu seperti itu. Jadi saya rasa itu tak harus ditanggapi lah," ucap Sandiaga kepada wartawan di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).


Sandiaga berpatokan pada kampanye jujur yang disepakati oleh pihak Prabowo-Sandiaga maupun Jokowi-Ma'ruf. Jokowi dinilai tidak akan menciderai komitmen bersih saat kompetisi.

"Menurut saya, kita semua telah memiliki komitmen dan integritas, secara jujur dalam berkompetisi, saya cukup yakin Pak Prabowo dan Pak Jokowi sangat memerhatikan aspek kejujuran dalam berkompetisi," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi dituduh menggunakan earpiece dalam debat kedua Pilpres 2019 semalam. KPU menegaskan tidak ada penggunaan alat bantu dalam debat.

"Capres 01 dan 02 tidak ada yang menggunakan alat bantu, jadi clear seperti itu," ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan saat dihubungi detikcom, Senin (18/2). Wahyu ditanya soal isu Jokowi memakai earpiece saat debat semalam.


Wahyu tak mau berkomentar banyak soal isu yang menyebar soal earpiece hingga pulpen yang dituding sebagai alat bantu untuk Jokowi. Menurutnya, baik Jokowi maupun Prabowo Subianto tak ada yang memakai alat bantu dalam debat kedua, Minggu (17/2).


Simak Juga 'Ini Momen Jokowi Disebut Pakai Earpiece Saat Debat':

[Gambas:Video 20detik]


(aik/idh)