"Pada pagi hari ini kita akan melakukan kegiatan pemusnahan barbuk narkoba ini rangkaian kegiatan dilaksanakan Direktorat narkoba dilaksanakan dari September 2018 sampai sekarang," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2/2019).
Narkotika yang dimusnahkan adalah barang bukti yang berhasil diamankan polisi selama kurun waktu September 2018 hingga Februari 2019. Pemusnahan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eddy menyebut barang bukti ini berasal dari jaringan Malaysia-Indonesia. Eddy menegaskan jika polisi terus menyelidiki kasus narkoba termasuk mencari bandar-bandar yang berada di luar negeri.
"Ini ada 127 Kg sabu, 92 ribu butir ekstasi dan 325 ganja. Kasusnya 2 kasus awal jaringan Malaysia ada juga Malaysia-Palembang-Jakarta. Itu keseluruhan barbuknya," kata Eddy.
"Polri dalam hal ini tetap mengedepankan langkah pencegahan. Kita juga akan mengejar terus jaringan ini karena jaringannya di luar kita akan kerjasama dengan Interpol. Saya kira banyak hal yang harus kita lakukan meminimalisir kasus narkoba," pungkasnya.
(mea/mea)











































