Ketua Minta Maaf Bonek Rampas HP & Lecehkan Wartawati
Jumat, 16 Sep 2005 19:30 WIB
Jakarta - Terpukul, prihatin, dan maaf. Hanya kata-kata itu yang diandalkan sebagai 'pelipur lara' atas perampasan handphone dan pelecehan seksual terhadap seorang wartawati oleh bonek."Saya merasa terpukul dan prihatin atas kejadian tersebut, dan meminta maaf kepada warga Jakarta atas terjadinya aksi perampasan handphone dan pelecehan seksual oleh suporter kami," kata Ketua Pembina Ikatan Suporter Surabaya Wastomi Suhari di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (16/9/2005).Saat kejadian tadi pagi, wartawati yang malang itu sedang mengemban tugasnya melakukan kegiatan jurnalistik. Dia mencoba mewawancarai kerumunan bonek di Stadion Gelora Bung Karno. Namun tak dinyana, malah ulah tak senonoh yang diterimanya dari para suporter Persebaya Surabaya itu. Diakui Wastomi, dari sekitar 6.000 pendukung tim yang dijuluki bajulijo tersebut, sekitar 300 orang tidak terkoordinir.Dituturkan dia, bonek terdiri dari 3 kelompok. Pertama, kelompok yang terkoordinir yang disebutnya nekat bondo. "Mereka bayar, jadi tidak ada masalah," ujarnya.Kedua, kelompok yang superfanatik. "Mereka tidak punya uang, dan mereka yang memaksakan kehendak Persebaya untuk selalu menang," katanya.Ketiga, kelompok yang disebut usung-usung. "Mereka tidak peduli Persebaya menang atau kalah, yang penting ada keributan, mereka juga menyolong dan merampok," jelasnya.Dari penjelasan Wastomi, bisa dipastikan yang dinamakan bondo nekat alias bonek adalah kelompok kedua dan ketiga.Wastomi juga mengakui kalau yang menjadi masalah adalah kelompok yang tidak terkoordinasi. "Namun sampai sekarang saya belum tahu jalan keluarnya. Tapi saya akan mencoba untuk koordinasi dan antisipasi dengan Polda Metro Jaya," ujarnya.Dia pun mengaku mengalami kesulitan untuk mengatur bonek. "Padahal saya sudah peringatkan mereka, yang tidak bisa diatur akan kami pulangkan. Tapi masalahnya bila tiap kordinator wilayah bergerak, mereka akan berulah," keluh Wastomi.
(ary/)











































