Tonton Blak blakan Muchdi Pr soal Kasus Munir, 98 dan Pilpres 2019

Erwin Dariyanto - detikNews
Senin, 18 Feb 2019 06:41 WIB
Foto: Bil Wahid-detikcom
Jakarta - Seperti Pilpres 2014, kali ini Mayjen (Purn) Muchdi Purwopranjono (Muchdi PR) kembali mendukung Jokowi untuk menjadi presiden periode kedua. Dia berdalih, selama empat tahun terakhir Jokowi tak cuma tetap sederhana dan tegas, tapi juga mampu membangun sejumlah proyek infrastruktur.



Pembangunan jalan tol Jakarta-Surabaya, misalnya, sudah direncanakan sejak era Presiden Soeharto. Namun hingga berganti empat presiden, proyek tersebut tak kunjung terwujud. Bahkan meski sudah dikerjakan secara kroyokan oleh swasta, Jakarta-Surabaya tak juga tersambung. Barulah di zaman Jokowi jalan tol itu tersambung.

"Jokowi melihat kenapa gak jalan. Akhirnya diambil dari swasta baru jalan," kata Muchdi.



Di luar itu, ada spekulasi bahwa sesungguhnya Muchdi tengah mencari perlindungan politik dari Jokowi. Baik terkait kasus penculikan aktivis pada 1998 maupun pembunuhan aktivis HAM, Munir.

"Tanya kepada stafnya Jokowi apa saya minta perlindungan. Buat apa? wong secara pengadilan tidak ada satupun bukti dan saksi saya terlibat (pembunuhan) Munir," kata Muchdi.

Pada bagian lain, mantan Komandan Jenderal Kopassus yang turut mendirikan Partai Gerindra itu mengungkapkan alasannya keluar dari partai tersebut. Juga hubungan pribadinya dengan Prabowo dan masa lalunya sebagai aktivis Muhammadiyah yang membuat dia masuk AKABRI.

Selengkapnya Tonton Blak blakan Muchdi Pr, 'Motif Mendukung Jokowi' di detikcom Senin, 18 Februari 2019 pukul 13.00 WIB.

(erd/jat)