Takut Tertular, Penggali Kubur (Alm) Rini Minta Jaminan
Jumat, 16 Sep 2005 18:38 WIB
Semarang - Penggali kubur Agus Suhartoko (46) tampak khawatir ketika diberitahu (alm) Rini positif mengidap flu burung. Jika sakit, dia minta ada jaminan kesehatan."Sakit apa saja, saya minta ada jaminan kesehatan. Terutama dalam hal pengobatannya. Tapi semoga saja tidak ada apa-apa," katanya ketika ditemui di TPU Cantung, Jl. Jomblang Barat Semarang, Jumat (16/9/2005).Lelaki yang biasa dipanggil Totok itu mengaku pasrah. Yang dia takutkan adalah ketika ia dijauhi anggota keluarganya. Karena dia tidak tahu apakah dirinya ikut tertular penyakit mematikan itu atau tidak.Totok menjelaskan, hingga kini dirinya selalu dalam pengawasan tim medis setempat. Tiap pagi, dia dicek kesehatannya secara umum. "Tadi pagi mereka juga datang," ungkapnya.Lelaki beranak satu itu menyebutkan, tim medis hanya mengecek kesehatannya saja tapi tidak pernah memberi obat. Apalagi jika dia sakit. "Mereka juga tidak banyak menjelaskan soal penyakit itu," imbuhnya.Sementara itu, modin yang memimpin upacara pemakaman alm Rini mengaku tidak takut tertular. Menurutnya, kematian adaalah urusan Tuhan."Ajal itu kan sudah diatur. Kalau memang saya tertular dan mati saya siap. Itu jihad namanya," katanya sambil mengutip ayat Al-Quran ketika ditemui di rumahnya, Jl Kelinci, Semarang.
(nrl/)











































